Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Turut Bantu Evakuasi Korban Karamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Bupati Jembrana Beri Penghargaan Kepada Nelayan dan Relawan

JEMBRANA, MediaBaliNews – Turut serta dalam proses evakuasi puluhan korban tragedi karamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Bupati Jembrana berikan apresiasi berupa piagam dan sembako terhadap belasan nelayan serta relawan di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Selasa (8/7/2025).

Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan mendatangi pantai Pebuahan, Desa Banyubiru untuk memantau situasi di Posko gawat darurat.

Selain itu, Bupati Kembang juga menemui 12 orang nelayan dan 10 orang relawan untuk memberikan apresiasi atas membantu melakukan penyelamatan para korban karamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Dimana, 22 orang tersebut diberikan penghargaan hingga paket sembako serta selimut dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para nelayan dan relawan dalam menolong para korban kapal Tunu Pratama Jaya.

“Hari ini, saya hadir untuk memberikan apresiasi atas seluruh upaya dan kerja keras yang luar biasa yang dilakukan oleh para nelayan dan relawan,” ungkapnya.

Dengan hal tersebut, ia berharap para nelayan ntuk terus menumbuhkan rasa kemanusiaan apabila kejadian serupa terulang, diharapkan para nelayan dengan sukarela turut membantu semaksimal mungkin demi keselamatan para korban.

“Harapannya, akan selalu berjuang ketika ada musibah seperti ini. Harapan saya juga, seluruh masyarakat ketika ada musibah tanpa dikomando dan diberitahu, kita bergerak bersama-sama untuk membantu kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara, salah satu nelayan yang turut serta melakukan evakuasi para korban yakni Lukman Hakim. Ia melakukan evakuasi terhadap sejumlah korban dari tengah laut ke pesisir pantai.

Lebih lanjut, kata Lukman, ia yang pergi melaut sekitar pukul 03.00 Wita itu tiba-tiba mendengar suara teriakan meminta tolong. Sempat merasa takut lantaran dirinya yang tidak tahu adanya insiden KMP Tunu Pratama Jaya.

Baca Juga :  Awali 2026, Bupati Kembang Tancap Gas! Lantik Puluhan Pejabat di Kebun Kakao

“Saya cari-cari sumber suaranya belum ketemu dan saya matikan mesin, baru terdengar suaranya, saya teriak lagi “halo-halo”. Saya dengar suara tolong-tolong dan ternyata dekat. Saya senter sekeliling saya, karena gelombang yang besar tidak kelihatan. Saya dekati sumber suara dan saya melihat seseorang lalu saya naikkan ke perahu saya,” terangnya.

Lukman mengira korban adalah nelayan, setelah ditanya dia mengaku sebagai penumpang kapal. Kemudian Lukman kembali berusaha mencari korban lainnya. Sejumlah korban yang ia temui akhirnya dievakuasi ke pesisir dan gotong ke darat oleh warga sekitar.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana mencatat, total korban yang dievakuasi di wilayah Jembrana sebanyak 26 orang, dengan rincian 20 orang ditemukan selamat dan 6 orang meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra menerangkan, hingga hari ketujuh pencarian, total korban yang telah ditemukan berjumlah 39 orang.

“Sampai hari ketujuh pencarian ini, berdasarkan informasi terakhir yang diterima hingga tadi malam, sebanyak 30 orang dinyatakan selamat, sementara 9 orang meninggal dunia. Dari jumlah korban meninggal, 7 orang telah berhasil diidentifikasi, dan 2 lainnya masih dalam proses autopsi,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI