DENPASAR, MediaBaliNews – Seorang pria berinisial I GPW (31) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Sabtu (2/8/2025) malam. Pria asal Jakarta itu dikeroyok gerombolan pemuda setelah terlibat selisih paham di jalan. Akibatnya, korban mengalami luka-luka dan kehilangan tas.
“Korban sudah membuat laporan ke Polsek Denpasar Utara. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.
Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 23.30 WITA. Korban saat itu melintas di Perempatan Taman Kota dari arah timur. Tiba-tiba, ia berpapasan dengan segerombolan anak muda yang datang dari arah selatan. Gerombolan itu meneriaki korban.
Korban yang merasa terancam langsung tancap gas sepeda motornya. Salah satu anggota gerombolan lantas menabrak korban hingga terjatuh. Saat korban berusaha lari menjauh, gerombolan anak muda tersebut langsung menghampirinya.
“Korban mengalami luka lecet pada bagian bawah mata kiri, luka lecet di siku kanan, dan keseleo pada kaki kanan yang diduga patah,” jelasnya.
Gerombolan pemuda itu memukuli korban secara bersama-sama. Setelah melakukan pengeroyokan, mereka langsung kabur meninggalkan korban. Korban tidak hanya mengalami luka fisik. Ia juga kehilangan sebuah tas selempang berisi dompet.
“Polisi telah mendatangi lokasi kejadian. Kami juga sedang memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku,” ungkapnya.
Laporan terkait kasus pengeroyokan ini sudah tercatat. Korban disarankan segera melapor ke Polsek Denpasar Utara untuk penanganan lebih lanjut. Polisi saat ini tengah mengumpulkan semua keterangan dan bukti-bukti. Pihak kepolisian berjanji akan mengungkap kasus ini. Mereka akan memburu para pelaku yang telah meresahkan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Jangan terprovokasi. Hindari konfrontasi di jalan,” tutupnya. (ang/mbn)






















