Thursday, April 23, 2026
Thursday, April 23, 2026

Evakuasi Senyap di Gunung Sanghyang, Tim SAR Memacu Waktu Selamatkan Pendaki Kelelahan dan Sesak Napas

TABANAN, MediaBaliNews – Tim penyelamat gabungan melancarkan operasi senyap yang efisien di Gunung Sanghyang, Kabupaten Tabanan, untuk mengevakuasi seorang pendaki. Pendaki perempuan bernama Tania, 25 tahun, mengalami kelelahan parah dan kesulitan bernapas setelah mencapai puncak. Pihak Basarnas mengakui kesulitan medan dan minimnya jarak pandang menjadi tantangan utama operasi di malam hari. Seluruh proses penyelamatan berlangsung cepat dan berhasil membawa korban kepada keluarganya.

Tania dan rekannya memulai pendakian di Gunung Sanghyang melalui jalur Desa Gesing, Buleleng, pada Sabtu dini hari. Mereka berhasil mencapai puncak sekitar pukul 14.00 Wita. Namun, saat perjalanan turun sekitar sore hari, tepatnya pukul 17.15 Wita, Tania mulai menunjukkan gejala sesak napas.

“Kami menerima permintaan bantuan darurat pada pukul 19.40 Wita malam hari,” ujar I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut menginformasikan posisi korban berada pada ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Pihaknya segera mengambil tindakan cepat.

Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng segera memberangkatkan tim inti penyelamat. Tim Rescue yang terdiri dari lima orang personel terlatih diberangkatkan. Mereka tiba di lokasi pada malam hari.

Tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lain, termasuk Polsek Banjar dan BPBD Buleleng. Pendakian malam segera mereka mulai meskipun kondisi sangat minim cahaya. Mereka beruntung karena tidak ada hujan, tetapi jarak pandang menjadi terbatas.

“Meskipun jarak pandang terbatas, tim berhasil menjalankan misi dengan efisien,” tutur I Nyoman Sidakarya. Ia menambahkan, tim bergerak cepat menuju titik koordinat yang diperkirakan. Efisiensi operasi menjadi kunci keberhasilan penyelamatan.

Akhirnya, pada pukul 22.30 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi aman. Mereka bertemu Tania pada ketinggian 1.580 Mdpl. Petugas langsung memberikan penanganan awal di lokasi penemuan.

Baca Juga :  Bungan Desa Ke-54 Bupati Sanjaya Apresiasi Inovasi Kuliner Mie Kelor Desa Buahan

Petugas membawa korban turun ke basecamp di Tabanan tanpa kendala berarti. Seluruh rombongan tiba di Parkiran Pura Penataran Gunung Sanghyang sekitar pukul 23.15 Wita. Tania kemudian dijemput pihak keluarga pada dini hari.

“Tania segera diserahkan kepada pihak keluarga setelah mendapat penanganan awal yang memadai,” tegas I Nyoman Sidakarya. Ia mengingatkan para pendaki untuk selalu memeriksa kondisi fisik sebelum mendaki. Operasi ini melibatkan sinergi Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, BPBD, Bali Ranger Community, dan Bhuana Bali Rescue. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI