Sunday, April 19, 2026
spot_img
Sunday, April 19, 2026

Banjir Menerjang Marga Tabanan, Tembok Penyengker 40 Meter Roboh Diterpa Luapan Sungai

TABANAN, MediaBaliNews – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan memicu bencana banjir di Kecamatan Marga. Luapan air sungai menggenangi rumah warga di Banjar Selanbawak Kelod, Desa Selanbawak, pada Senin siang (3/11/2025). Akibat derasnya aliran air, sebuah tembok penyengker sepanjang empat puluh meter dilaporkan roboh.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.30 Wita. Hujan yang turun dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai di sekitar pemukiman meluap drastis. Luapan air sungai itu segera menerobos masuk ke dalam rumah warga.

“Akibat curah hujan yang tinggi, air sungai meluap dan menggenangi rumah warga di sana,” ujar Srinadha Giri.

Ia menambahkan, rumah milik Nyoman Sukerta, Wayan Kardi, dan Made Sudana terdampak langsung oleh luapan air. Tembok penyengker sepanjang empat puluh meter juga roboh akibat terjangan arus.

Setelah menerima laporan resmi, tim BPBD Tabanan melalui Pusdalops dan TRC Regu 2 langsung bergerak cepat. Tim segera menuju lokasi bencana untuk melakukan penanganan darurat. Mereka memastikan tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa tersebut.

BPBD mengerahkan seluruh perlengkapan sarana prasarana dan armada yang dimiliki ke lokasi kejadian. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu warga terdampak membersihkan area yang tergenang air dan puing-puing. Upaya gotong royong warga dan tim penyelamat berlangsung intensif.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun anggota kami masih di lokasi,” tutur Srinadha Giri.

Ia menjelaskan, tim terus melakukan proses pembersihan material banjir hingga kondisi kembali normal. Kerusakan material cukup parah akibat robohnya tembok penyengker.
Selain penanganan banjir di Desa Selanbawak, BPBD Tabanan juga menghadapi kasus pohon tumbang di Kecamatan Marga. Pohon tumbang tersebut terjadi di jalan penghubung Desa Selanbawak dengan Desa Marga. Dahan pohon yang tumbang melintang di tengah jalan.

Baca Juga :  Apresiasi Kegiatan Masyarakat, Bupati Tabanan Hadiri Turnamen Ceki di Desa Tunjuk

Pohon tumbang itu sempat menyebabkan arus lalu lintas terganggu total. Tim BPBD segera melakukan penanganan dan menyingkirkan material pohon dari badan jalan. Akses jalan kini sudah bisa dilalui kembali oleh warga dan pengendara.

“Tim sudah melakukan penanganan ke lokasi pohon tumbang dan akses jalan sudah bisa dilalui kembali,” pungkas Srinadha Giri. Ia menekankan pentingnya respons cepat dalam menghadapi bencana alam. BPBD Tabanan tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada.

Srinadha Giri juga mengingatkan masyarakat Tabanan untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Bencana seperti banjir dan longsor patut diwaspadai saat intensitas hujan tinggi. Kondisi curah hujan ekstrem menjadi ancaman nyata. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI