Wednesday, April 29, 2026
Wednesday, April 29, 2026

Pohon Tumbang Akibatkan Kemacetan di Dua Titik, Polsek Pekutatan dan BPBD Jembrana Bergerak Cepat

JEMBRANA, MediaBaliNews – Cuaca ekstrem disertai angin kencang diduga menjadi penyebab sejumlah pohon tumbang di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

Seijin Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, Kasi Humas Polres Jembrana, Ipda I Putu Budi Arnaya mengatakan, respons cepat personel Polsek Pekutatan merupakan bentuk pelayanan maksimal Polri di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Penanganan pohon tumbang ini menjadi bukti kesiapsiagaan personel Polres Jembrana dalam menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, terlebih di tengah cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ipda Budi Arnaya menghimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di jalur rawan, terutama pada musim hujan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jalur rawan. Bila menemukan kondisi yang membahayakan, segera laporkan melalui layanan darurat Call Center Polri 110 agar dapat segera ditangani,” tambahnya.

Peristiwa pertama terjadi pada Senin (1/12) sekitar pukul 23.40 Wita di KM 58–59 Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di sebelah barat Rumah Makan Legenda Kampung. Sebuah pohon sonokeling roboh dan menutup badan jalan setelah hujan deras serta angin kencang melanda wilayah Jembrana.

Personel Polsek Pekutatan langsung menuju lokasi, dan kemudian dibantu warga melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon secara manual.

Selama proses itu, petugas menerapkan sistem buka–tutup untuk mengurai kemacetan. Sekitar pukul 01.00 Wita, arus lalu lintas kembali normal dan tidak ditemukan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Beberapa jam setelah kejadian di Pekutatan, laporan pohon tumbang kembali masuk di wilayah Melaya. BPBD Jembrana menerima laporan pada Selasa (2/12) pukul 03.30 Wita terkait tumbangnya pohon jati setinggi sekitar 12 meter dan berdiameter sekitar 20 centimeter di sebelah barat Pasar Melaya.

Baca Juga :  Diduga Cekcok Dengan Suami, Seorang Ibu Hamil Tua Gantung Diri

Petugas TRC Regu II dan Pusdalops BPBD langsung bergerak ke lokasi dan melakukan kaji cepat. Hasil pemeriksaan menunjukkan pohon tumbang akibat kondisi akar yang sudah lapuk, sehingga tidak mampu menopang dahan dan akhirnya roboh ke badan jalan.

Peristiwa itu sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan dari arah timur. Penanganan dimulai pukul 04.00 Wita dan selesai 15 menit kemudian.

Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra juga menghimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk lebih waspada, mengingat beberapa titik di jalur Denpasar–Gilimanuk rawan terjadi pohon tumbang saat musim hujan.

“Pohon tumbang di Melaya disebabkan kondisi akar yang sudah lapuk. Tim TRC bersama Pusdalops sudah melakukan penanganan cepat, dan arus lalu lintas kembali normal tanpa ada korban maupun kerugian,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI