JEMBRANA, MediaBaliNews – Jalur Denpasar-Gilimanuk kembali memakan korban jiwa. Tepatnya di KM 78-79 Banjar Tegak Gede, Desa Yehmbang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Sabtu (28/10).
Kali ini, seorang remaja bernama I Putu Rianta Surya Negara (18) asal Desa Banyubiru, Kecamatan Negara tewas usai terlibat laka lantas. Putu Rianta yang waktu kejadian diduga tidak dapat mengendalikan kendaraan Yamaha Jupiter MX nopol DK 5567 ZF yang dikendarainya.
Menurut data yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula saat Putu Rianta melintas dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Setibanya dilokasi kejadian, Putu Rianta diduga hendak mendahului kendaraan tak dikenal yang berada didepannya.
“Pada saat mendahului, korban tiba-tiba oleng lalu terjatuh dan terseret ke kanan hingga masuk jalur kanan. Sedangkan kendaraannya terseret ke jalur sebelah kiri, ” ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu (29/10).
Naasnya, diwaktu yang bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah kendaraan Daihatsu Luxio nopol N 1529 NE yang dikemudikan oleh Muhammad Lutfi (38) asal Probolinggo, Jawa Timur, sehingga tabrakan tak bisa dihindarkan.
“Akibatnya, korban mengalami kepala belakang robek, keluar darah dari telinga, jari bagian luat lecet dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, ” bebernya.
Karena kejadian tersebut, Meipin kembali menghimbau seluruh pengendara agar selalu fokus dan berkendara dalam kesadaran penuh agar terhindar dari kejadian serupa terulang kembali.
“Kembali saya himbau kepada seluruh pengendara apabila merasa lelah dan mengantuk sebaiknya menepi terlebih dahulu untuk beristirahat sejenak agar hal seperti ini bisa kita hidari untuk keselamatan kita bersama, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















