Thursday, June 4, 2026
Thursday, June 4, 2026

Dilaporkan ke 110, Polsek Kuta Selatan Respon Dugaan Penipuan Bermodus Open BO

DENPASAR, MediaBaliNews – Aparat Kepolisian Sektor Kuta Selatan menyelidiki kasus dugaan penipuan di Bali terbaru dengan modus kencan daring fiktif. Petugas bergerak cepat merespons aduan masyarakat yang masuk melalui saluran siaga Call Center 110. Otoritas keamanan menerjunkan personel taktis ke lokasi kejadian pada Rabu pagi, (3/6/2026).

“Kami langsung menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat secara cepat dan profesional sebagai bentuk pelayanan prima,” tegas Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen.

Seorang warga berinisial TG menghubungi pusat panggilan darurat kepolisian sekitar pukul 07.00 Wita. Pelapor mengadukan peristiwa kerugian finansial yang menimpa dirinya di kawasan Kelurahan Benoa. Korban mengaku kehilangan sejumlah uang setelah melakukan transaksi elektronik dengan pelaku.

“Laporan yang masuk ke dalam sistem Call Center 110 tersebut masuk ke dalam kategori pengaduan penipuan,” jelasnya.

Peristiwa pidana tersebut ditengarai terjadi di sekitar area komersial JJ Pet House Jalan Siligita Nomor 50. Korban awalnya berkomunikasi dengan seseorang via aplikasi ponsel untuk memesan jasa perempuan panggilan. Pelaku lantas meminta korban mengirimkan sejumlah uang muka sebagai syarat utama proses administrasi pemesanan.

“Layanan yang dijanjikan tidak terealisasi dan pihak penerima pembayaran sangat sulit untuk dihubungi kembali,” tutur Said.

Korban merasa tertipu karena sang teman kencan tidak kunjung datang ke lokasi pertemuan yang disepakati. Korban yang panik kemudian memilih jalur hukum dengan memanfaatkan fasilitas layanan gratis milik Polri. Unit Kecil Lengkap Polsek Kuta Selatan langsung meluncur ke tempat kejadian perkara guna melakukan pelacakan.

“Aparat kepolisian segera melakukan pengecekan lapangan dan pendalaman awal di titik lokasi yang dilaporkan,” papar Said Husen mengenai tindakan hukum.

Petugas justru tidak menemukan keberadaan sang pelapor sama sekali saat tiba di lokasi sasaran. Nomor telepon seluler milik korban yang tertera dalam dokumen pengaduan juga mendadak tidak aktif. Polisi mengalami kesulitan untuk memastikan keaslian identitas TG karena minimnya saksi petunjuk di tempat kejadian.

Baca Juga :  Korban Terseret Arus di Pantai Mertasari Ditemukan Meninggal di Pantai Gumicik

“Nomor kontak pelapor tidak dapat dihubungi oleh petugas piket yang sedang bertugas di lapangan,” keluhnya.

Said Husen mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber. Warga jangan mudah memercayai tawaran jasa ilegal yang marak beredar di jagat media sosial. Konsumen wajib memeriksa keabsahan rekam jejak digital sebelum mengirimkan uang kepada pihak asing.

“Kami meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus penipuan melalui media komunikasi maupun transaksi daring,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI