Saturday, July 4, 2026
Saturday, July 4, 2026

Geger, Pria Berusia 34 Tahun Ditemukan Tewas Kaku di Kamar Kos Ubung Kaja

DENPASAR, MediaBaliNews – Warga di kawasan Jalan Patih Nambi Utara, Desa Ubung Kaja, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria di dalam kamar kosnya.

Korban ditemukan sudah dalam kondisi kaku oleh tetangga kosnya setelah curiga mendengar ponsel milik korban berdering berulang kali tanpa ada respons. Pihak kepolisian setempat kini tengah menangani kasus tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Petugas dari Polsek Denpasar Utara langsung meluncur ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari pemilik rumah kos,” kata Kasi Humas, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, Jumat, 3 Juli 2026.

Peristiwa memilukan tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis pagi, 2 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WITA. Lokasi tempat kejadian perkara (TKP) berada di rumah kos Jalan Patih Nambi Utara, Banjar Tulang Ampian, Dusun Batu Mekaem, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Korban diidentifikasi bernama Handoyo, seorang pria berusia 34 tahun yang diketahui baru menempati kamar kos tersebut selama satu tahun terakhir.

“Kronologi penemuan bermula dari kecurigaan tetangga kos yang mendengar dering telepon dari kamar korban,” ujar Kasi Humas menguraikan awal mula runtutan kejadian.

Saksi pertama, Theresia (47), yang saat itu sedang memasak di dapur, mendapat laporan dari anaknya yang baru selesai bermain di depan area kos. Sang anak memberi tahu bahwa ponsel genggam korban terus-menerus berbunyi namun tidak ada tanda-tanda dijawab. Penasaran, pada pukul 08.30 WITA, saksi mendatangi kamar korban dengan maksud untuk memberi tahu sekaligus membangunkannya.

Saksi sempat memanggil nama korban berulang kali dari luar, tetapi nihil jawaban. Saat melongok ke dalam kamar, saksi mendapati korban berada dalam posisi terlentang yang janggal. Ketika didekati, kondisi tubuh korban terpantau sudah mulai membiru dan persendian tangannya telah kaku. Panik melihat tetangganya diduga kuat sudah bernyawa, saksi langsung menghubungi pemilik kos, I Wayan Mar Hendra (62). Pihak pemilik kos kemudian meneruskan informasi darurat ini kepada bhabinkamtibmas setempat.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Denpasar, Dua Residivis Kembali Beraksi

Berdasarkan hasil olah TKP awal, posisi korban saat pertama kali ditemukan cukup mengenaskan. Jasadnya berada dalam posisi terlentang dengan setengah bagian badan atas berada di atas kasur, sedangkan setengah bagian bawahnya menjuntai ke lantai. Posisi kepala korban menghadap ke arah barat dan kaki mengarah ke selatan. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan baju kaos dalam warna putih dan celana pendek jin berwarna biru.

Pihak kepolisian juga meminta keterangan dari rekan dekat korban, Suheri (44). Saksi kedua ini mengaku terakhir kali bertemu dengan korban pada Selasa, 30 Juni 2026. Saat itu, korban tampak dalam kondisi bugar dan tidak pernah mengeluhkan adanya riwayat penyakit bawaan tertentu. Dirinya baru mengetahui kabar duka ini setelah dihubungi oleh rekan kerja korban yang bekerja di tempat pencucian pakaian (laundry).

“Penyebab pasti kematian korban hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Tim Identifikasi dan unit Reskrim Polsek Denpasar Utara. Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan luar (visum),” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI