DENPASAR, MediaBaliNews – Sebuah truk pengangkut sampah bermuatan penuh mendadak terbakar di kawasan pariwisata Bypass Ngurah Rai. Insiden kebakaran armada kebersihan tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar serta para pengguna jalan raya. Aparat Kepolisian Sektor Denpasar Timur langsung mengamankan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan panjang.
“Peristiwa kebakaran truk pengangkut sampah ini dipicu akibat terjadinya korsleting kelistrikan pada kendaraan,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa, 9 Juni 2026.
Armada yang mengalami musibah tersebut merupakan kendaraan jenis truk Hino berwarna hijau dengan nomor polisi DK 9534 MD. Pemilik sah dari kendaraan berat yang terbakar itu teridentifikasi sebagai seorang pria bernama Syafiudin berusia 55 tahun. Truk dikemudikan oleh seorang sopir bernama Iyan yang berusia 43 tahun saat melintasi jalur tersebut.
“Petugas memastikan nihil korban jiwa maupun luka-luka saat terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut,” ujar I Gede Adi Saputra Jaya mengonfirmasi dampak keselamatan dari insiden kebakaran di jalan raya.
Musibah bermula saat kendaraan melaju dari arah timur menuju ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir Suwung. Sopir mulai merasakan hawa panas yang tidak biasa keluar dari arah bak belakang mobil sekitar pukul 06.00 WITA. Pengemudi langsung menghentikan laju armada tepat di depan kios Prima Jaya Stone Desa Kesiman Petilan.
“Sopir melihat adanya kobaran api yang membakar tumpukan sampah di dalam bak truk,” tutur I Gede Adi Saputra Jaya menguraikan kesaksian pengemudi saat memeriksa kondisi muatan.
Iyan bergegas mengambil pasokan air di sekitar lokasi guna memadamkan kobaran api yang mulai membesar. Namun upaya pemadaman mandiri oleh sang sopir tidak membuahkan hasil karena api terlanjur meluas. Warga setempat yang melihat kepulan asap tebal langsung berteriak meminta tolong kepada penghuni warung sekitar.
“Seorang saksi bernama Sunarji terbangun dari tidur setelah mendengar teriakan histeris warga di luar,” ucap I Gede Adi Saputra Jaya mengenai situasi darurat di sekitar tempat kejadian perkara.
Saksi Sunarji bergegas keluar dari warung Musa lalu ikut membantu menyiramkan air menggunakan wadah ember. Embusan angin kencang membuat material sampah kering di dalam bak truk terus mengeluarkan asap pekat. Kobaran api yang membesar juga menghanguskan dokumen penting berupa surat tanda nomor kendaraan di dalam kabin.
“Dinas pemadam kebakaran mengerahkan dua unit truk pemadam serta satu unit mobil rescue,” sebut I Gede Adi Saputra Jaya mengenai penanganan taktis dari tim penjinak api.
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil melokalisasi kobaran api sehingga tidak merembet ke bagian mesin utama. Pemilik kendaraan memutuskan untuk tidak melaporkan insiden ini secara hukum ke markas kepolisian setempat. Korban menganggap kejadian ini sebagai musibah murni karena dampak kerusakan hanya melanda material sampah.
“Situasi di jalur Bypass Ngurah Rai kini sudah kembali normal dan kondusif,” pungkasnya. (ang/mbn)






















