MANGUPURA, MediaBaliNews – Naas, diduga tak bisa berenang, seorang buruh bangunan bernama Rafi (18) dilaporkan terseret arus di Pantai Pererenan, Desa Buduk, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Kamis sore (14/12).
Menurut informasi, kejadian tersebut bermula saat korban sedang mandi bersama dengan tiga rekannya di area terlarang yang telah dipasang bendera. Kemudian, ketiga rekan korban panik karena menyadari korban yang mandi agak ke tengah pantai, dan naasnya korban lantas hilang digulung ombak besar.
Lebih lanjut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, (Basarnas) menerima laporan kejadian dari Balawista Pantai Kuta dan segera mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian.
“Kemarin malam sudah dilaksanakan penyisiran oleh Tim Rescue di sepanjang bibir Pantai Pererenan, namun hingga pukul 21.30 Wita korban belum juga ditemukan,” ungkap Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Dalam upaya pencarian korban dilanjutkan pagi ini, Jumat (15/12) dengan mengerahkan dua unit rubber boat dan sua jetski. Korban yang dikabarkan terseret arus tersebut diketahui berasal dari Jawa Tengah.
“Pencarian akan dibagai menjadi tiga area pencarian dengan luas pencarian mencapai 1.07 NM pada lokasi hilangnya korban,” terangnya.
Lebih lanjut, hingga saat ini upaya pencarian korban masih terus dilakukan bersama Tim SAR Gabungan yang terlibat.
“Saya berpesan kepada para pengunjung pantai agar berhati – hati dan selalu mentaati rambu – rambu peringatan yang berada di area pantai,” pungkasnya. (gsn/mbn)


























