Monday, July 27, 2026
Monday, July 27, 2026

ABK Asal China Meninggal di Tengah Laut, SAR Gabungan Evakuasi Jasad di Selat Badung

MANGUPURA, MediaBaliNews – Operasi evakuasi medis darurat antarpemerintah dilakukan oleh Tim SAR gabungan di perairan Bali. Seorang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan asing (WNA) dilaporkan meninggal dunia di atas kapal kargo internasional saat tengah berlayar melintasi teritorial laut Indonesia.

“Kami mengerahkan tim rescue, menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) setelah menerima laporan darurat mengenai adanya kru kapal asing yang meninggal akibat gangguan kesehatan,” tulis Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) dalam rilis resminya, Selasa, 14 Juli 2026.

Korban meninggal dunia diidentifikasi bernama Zhang Wenli (47), seorang pelaut asal Republik Rakyat China. Korban merupakan kru resmi dari kapal MV Shandong De Yu, sebuah kapal bertubuh besar yang tengah menempuh rute pelayaran internasional dari China menuju benua Australia.

Informasi awal musibah ini diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin malam, 13 Juli 2026, sekitar pukul 22.47 WITA dari perwakilan agen kapal PT Benoa Trans Cakrawala Perkasa, Zumar.

Berdasarkan kronologi manifes, korban dilaporkan sempat mengeluhkan gangguan kesehatan berupa sesak napas akut yang mendadak hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh kapten kapal pada pukul 09.00 WITA saat posisi kapal berada di Selat Badung.

Mengingat kapal tidak mungkin bersandar langsung, otoritas Basarnas bersama pihak agen kapal menyepakati titik pertemuan (intercept) di tengah laut pada koordinat 8°43’49.91″S – 115°17’28.42″E, dengan estimasi jarak sekitar 4,18 mil laut (Nautical Mile) dari Pelabuhan Benoa.

Tepat pada Selasa pagi, 14 Juli 2026, pukul 06.55 WITA, tim evakuasi gabungan yang terdiri dari 4 personel Basarnas, 1 agen kapal, dan 1 petugas Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) diberangkatkan dari dermaga menggunakan armada cepat RIB 02 Denpasar.

Baca Juga :  Bupati Tamba Buka Baksos ke XXXIII FKG Unmas

Hanya berselang 15 menit, tim penyelamat berhasil merapat ke lambung kapal MV Shandong De Yu. Para anak buah kapal kargo tersebut kemudian melakukan proses transfer peti jenazah ke atas RIB Basarnas secara hati-hati di bawah pengawasan ketat.

Setelah proses pemindahan rampung, armada RIB langsung berbalik arah dan berhasil bersandar kembali secara aman di Dermaga Pelabuhan Benoa pada pukul 07.55 WITA. Petugas karantina kesehatan langsung melakukan penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan dokumen sanitasi sesuai dengan protokol kesehatan internasional bagi kru asing.

Jasad Zhang Wenli langsung diturunkan ke darat dan dievakuasi menggunakan unit mobil ambulans jenazah khusus menuju instalasi kedokteran forensik RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar guna proses visum dan penyimpanan sebelum dideportasi ke negara asal.

Operasi evakuasi lintas sektor yang berjalan cepat ini melibatkan berbagai unsur kepelabuhanan dan penegak hukum, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Polsek KP3 Benoa, KSOP Benoa, VTS Benoa, Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Kantor Bantu Bea Cukai Benoa, dan Pos BBKK Pelabuhan Benoa. Dengan diserahkannya jasad ke pihak rumah sakit, operasi SAR dinyatakan ditutup. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI