JEMBRANA,MediaBaliNews – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Denpasar tinjau kesiapan dan kesiagaan personel TNI AL di Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, sebagai persiapan menghadapi berbagai kemungkinan gangguan Kantibmas yang dapat terjadi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kamis (21/12).
Dalam menghadapi gangguan Kantibmas, Danlanal Denpasar, Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo menyiagakan belasan personilnya di Pelabuhan Gilimanuk. Selain itu, pihaknya juga menyiagakan kapal serta perahu karet untuk membantu evakuasi jika terjadi situasi emergency pada saat libur Nataru, serta berkolaborasi dengan Instansi terkait.
Demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan masyarkat, pihaknya berharap kepada PT. ASDP agar melakukan pemerajaan kapal yang melayani pemyebrangan lintas Ketapang – Gilimanuk.
“Dari peninjauan hari ini kita bersama stakeholder dari kesiapan sudah siap baik untuk Dermaga 1234 dan LCM termasuk juga kapal tadi juga dari KSOP terkait dengan umur kapal,” ungkapnya.
Dengan hal itu, dirinya berharap agar pihak ASDP dapat membatasi isi muatan kapal dengan memperihitungkan kemampuan kapal, agar hal yang tidak diinginkan dapat dihindarkan bagi pengguna jasa penyebrangan.
“Nah di sini Kita harus berani berbicara, umur kapal ini sampai mana batasannya sedangkan kendaraan aja ada batasannya begitu emisi gas buanya umur bis itu berapa, dan besi ini kan ada masa pakainya dan ini ke depan mesti diperbaiki mungkin akan ada turun aturan untuk kapal ini umurnya sekian harus medok dulu habis itu masuk lagi dan ini yang harus mendapatkan perhatian dan perlu kita bicarakan bersama, kalau kalau terus terjadi kapal tenggelam karena usianya sudah tua ini kan menurut saya tidak masuk akal,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















