Sunday, April 19, 2026
spot_img
Sunday, April 19, 2026

Buka Acara APGF 2023 di Bali, Menteri ATR/BPN Harapkan Pemanfaatan Aplikasi QR SAR

MANGUPURA, MediaBaliNews – Buka acara Asia Pacific Geospatial Forum 2023 (APGF), Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Mareskal TNI (Purn) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto harapkan pemanfaatan aplikasi QR (Quick Response) SAR, untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan.

Acara yang berlangsung di Discovery Kartika Plaza Hotel, Badung, Senin (6/11) dihadiri oleh Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI R. Eko Suyatno didampingi Kepala Pusat Data dan Informasi Basarnas Didi Hamzar, dan Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Usai membuka acara, Menteri ATR/BPN beserta jajaran menyempatkan untuk mengunjungi pameran. Ia juga mendatangi stand pameran berupa display beberapa inovasi informasi geospasial dari instansi atau lembaga pemerintah. Salah satu diantaranya adalah Basarnas, melalui pemanfaatan map layer pada aplikasi QR SAR.

Sejalan dengan amanat yang pernah diutarakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang pemanfaatan Teknologi Informasi, maka Basarnas mengambil langkah cepat untuk mengaplikasikannya. Tujuan dari pemanfaatan informasi geospasial dalam mengembangkan aplikasi tersebut adalah meningkatkan efektivitas kinerja dan pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan.

Melalui aplikasi ini dapat dilihat peta sebaran penyelenggaraan Operasi SAR secara realtime dan juga peta sebaran pancaran sinyal marabahaya/ distress alert. Menjadi kebanggaan tersendiri bahwa QR SAR telah dimanfaatkan oleh berbagai K/L, TNI maupun Polri dalam melaksanakan tugasnya sesuai pada bidangnya masing-masing. Tidak dalam lingkup yang terbatas, masyarakat umum pun dapat memanfaatkan kemudahan-kemudahan untuk memantau kejadian marabahaya di seluruh Indonesia.

Kerjasama antar instansi atau lembaga serta stakeholder harus terus dibina untuk dapat mengembangkan kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada. Kolaborasi dan kerjasama yang baik dapat menjadi peluang mencari solusi agar mampu bekerja maksimal lagi dalam bidang pencarian dan pertolongan. (gzx/mbn)

Baca Juga :  Bangun Wisata Papua, Ganjar Tegaskan Harus Lindungi Budaya Lokal
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI