JEMBRANA, MediaBaliNews – Nasib naas dialami Nyoman Wija (60) warga Dusun Munduk Anyar, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, lantaran warung miliknya ludes dilahap sijago merah, Jumat (14/4) petang.
Adapun kronologinya, berawal saat saksi Ketut Baliasa melintas di depan warung milik Nyoman Wija, dimana secara tidak tak sengaja melihat ada asap tebal di depan warung korban. Diketahui saat itu, pemilik warung (Nyoman Wija) tidak berada dilokasi, melainkan sedang melayat kekerabat.
“Saksi curiga dengan adanya asap tebal, lantas mengecek disekitar dan mendapati warung milik Wija terbakar. Ia bergegas mencari korban yang sedang melayat, ” ucap Kasatpol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, Sabtu (15/4).
Lebih lanjut, mengetahui hal tersebut lantas korban menghubungi Putu Sudariasa yang masih kerabatnya guna memberi tahu bahwa ada kebakaran dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Mendapati laporan warga, kita kerahkan Regu 3 Damkar yang sedang bertugas dan langsung menuju ke lokasi. Setelah satu jam petugas berjibaku akhirnya api tersebut padam dengan menghabiskan 3000 liter air,” ungkapnya.
Beruntung dari kejadian itu, tidak ada korban jiwa karena saat itu pemiliknya sedang melayat. “Untuk saat ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun di perkirakan korban mengalami kerugian sekitar Rp. 125 juta,” pungkasnya. (gsn/mbn)























