Monday, December 8, 2025
Monday, December 8, 2025

Gerai Vaksin Tutup, PPDN di Pelabuhan Gilimanuk Kebingungan

JEMBRANA, MediaBaliNews – Pemeriksaan kelengkapan vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negri (PPDN) di Pelabuhan Gilimanuk tetap dilakukan. Namun fasilitas gerai vaksinasi Covid-19 masih tutup. Sejumlah warga yang belum melakukan vaksin booster kebingungan untuk melaksanakan vaksin agar diperbolehkan masuk Bali.

Dari pantauan dilapangan, sejumlah warga yang melakukan validasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pelabuhan Gilimanuk di pintu keluar Bali nampak kebingunan, lantaran persyaratan masuk ke Bali harus melengkapi vaksinasi booster. Sebelumnya, warga yang belum booster akan di vaksin di gerai vaksinasi, namun saat ini gerai tersebut masih tutup lantaran kehabisan stok vaksin.

Salah satu warga Arifin,39 saat ditemui Selasa (27/09/2022) mengatakan, perjalanan untuk ke Bali semakin sulit, sedangkan dari Pelabuhan Ketapang tidak dilakukan pemeriksaan vaksinasi Covid-19 seperti di Pelabuhan Gilimanuk. “Disana (Pelabuhan Ketapang) aman-aman saja, sampai disini diperiksa, terus saya kan baru vaksin II disuruh vaksin booster, nah dimana saya harus vaksin,” ungkapnya.

Pria asal Banyuangi Jawa Timur ini juga mengungkapkan, jika memang dilakukan pemeriksaan mengenai vaksin dirinya menyarankan agar pihak Pelabuhan menyediakan fasilitas vaksin di Pelabuhan untuk mempermudah masyarakat. “Semakin sulit saja sebenarnya, kan sudah tidak ada kasus lagi Covid-19, tapi jika memang harus dilakukan, sebaiknya dilengkapi lah tempat vaksinnya, biar lebih cepat saya sampai tujuan,” ujarnya.

Koordinator KKP Wilker Gilimanuk, Yetti Sugiarty dikonfirmasi melalui telepon mengungkapkan, gerai vaksinasi di Pelabuhan Gilimanuk masih tutup lantaran vaksin habis dan belum ada kepastian mengenai hal tersebut. “Memang gerai vaksin ada di dalam Pelabuhan Gilimanuk, namun kami hanya memfasilitasi tempat, sedangkan untuk gerai vaksin dilakukan oleh BIN Posda Jembrana yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana,” tuturnya.

Baca Juga :  Spesialis Toilet Umum, Pemuda di Mendoyo Akhirnya Dipolisikan Usai Setubuhi Anak Dibawah Umur Berkali-Kali

Mengenai persyaratan PPDN masuk Bali, lanjut Yeti, masih diberlakukan dengan mewajibkan warga masyarakat menunjukan bukti vaksinasi Covid-19 booster. “Kalau mengenai fasilitas gerai vaksin yang di Pelabuhan ini sebenarnya kan dibantu oleh BIN agar mempercepat warga, nah kalau tutup seperti ini, kan warga harus melengkapi perlengkapan diri sebelum melaksanakan perjalanan. SE ini kan sudah berjalan dari bulan Agustus, mestinya harus dilengkapi,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr. Made Dwipayana dikonfirmasi terpisah mengatakan, memang vaksin Covid-19 sudah habis dari tanggal 20 September 2022 dan masih belum ada droping dari provinsi. “Untuk gerai vaksin Covid-19 bekerjasama dengan BIN yang dilaksanakan di Pelabuhan Gilimanuk memang masih tutup, itu karena stok vaksin di Kabupaten sudah habis, kami masih menunggu droping dari provinsi,” tandasnya. (jar/war/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI