Thursday, July 2, 2026
Thursday, July 2, 2026

Hari Kedua Pencarian, ABK Kapal Turmalin Ditemukan Meninggal Dunia di Hutan Mangrove Buleleng

SINGARAJA, MediaBaliNews – Operasi pencarian maritim yang digelar oleh tim SAR gabungan di perairan Bali Utara resmi ditutup. Seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang tenggelam setelah terjatuh dari atas speedboat akhirnya berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengambang di sekitar tanaman bakau tidak jauh dari titik awal hilangnya kendaraan korban.

“Jasad korban berhasil dievakuasi setelah tim menerima informasi petunjuk dari nelayan setempat yang sedang melintas,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, Kamis, 2 Juli 2026.

Korban diketahui bernama Rafles Tafa Kusuma, seorang remaja berusia 17 tahun yang bekerja sebagai ABK di Kapal Turmalin 384310. Jasadnya ditemukan di kawasan Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, pada Kamis pagi setelah memasuki hari kedua operasi SAR.

“Kronologi petaka bermula pada Senin malam, 29 Juni 2026, sekitar pukul 21.00 WITA,” ujar Kadek Donny.

Saat itu, korban terlihat oleh rekan-rekannya turun dari dek Kapal Turmalin menuju ke arah daratan Pantai Pasir Putih Banyu Wedang dengan mengemudikan speed boat, operasional berwarna jingga. Berdasarkan saksi mata, korban nekat berkendara di tengah laut dalam kondisi mabuk berat akibat pengaruh minuman keras. Hingga Selasa siang, korban tak kunjung kembali ke kapal induk, sementara speedboat yang digunakannya ditemukan terdampar kosong di pesisir pantai oleh warga sekitar.

Operasi pencarian hari kedua langsung dibuka sejak pagi buta. Tepat pukul 08.05 WITA, tim rescue meluncurkan sorti pertama menggunakan unit rubber boat Basarnas berawak 5 personel untuk menyisir perimeter koordinat luar. Di tengah jalannya penyisiran, tim SRU laut mendapat laporan dari nelayan mengenai adanya sesosok tubuh manusia yang mengapung telentang di kawasan hutan mangrove.

Baca Juga :  Kakak Adik Asal Serbia Diusir dari Bali Karena Bekerja Ilegal Sebagai Pengelola Tour Memancing

Petugas langsung merapat ke titik penemuan yang berjarak hanya 5 meter ke arah tenggara dari lokasi ditemukannya speedboat korban. Jasad dengan ciri-ciri pakaian biru dan celana pendek biru tersebut langsung dievakuasi ke daratan untuk proses identifikasi formal bersama pihak keluarga korban.

Tepat pukul 10.23 WITA, unit ambulans PMI Kabupaten Buleleng membawa jenazah remaja tersebut menuju ruang jenazah RSUD Buleleng guna mendapatkan pemeriksaan medis lanjutan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Keberhasilan evakuasi ini didukung penuh oleh sinergi solid unsur SAR gabungan, mulai dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, TNI AL, Polairud Polres Buleleng dan Polda Bali, KPLP, Polsek Gerokgak, BPBD, Satpol PP, Tim Bhuana Bali Rescue, hingga sukarelawan masyarakat. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI