Thursday, January 15, 2026
Thursday, January 15, 2026

Hasil Tes VCT Keluar, Dua Pekerja Kafe Di Delod Berawah Positif Sifilis

JEMBRANA, MediaBaliNews – Pasca dilakukan Mobile VCT ( Voluntary Counselling and Testing) beberapa waktu lalu oleh tim kesehatan Puskesmas I Mendoyo, dua pekerja cafe di Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo dinyatakan positif sifilis.

“Hasilnya sudah keluar, dua diantaranya positif sifilis. Namun untuk HIV/AIDS semua negatif,” kata Kepala Puskesmas I Mendoyo Kadek Ayu Dewi Damayanti saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Kamis (2/3).

Menindaklanjuti hasil tersebut, Pihaknya langsung berkordinasi kepada pegawai kafe yang dinyatakan positif Sifilis itu untuk segera dilakukan pengobatan.

“Kita langsung informasikan dan melakukan post konseling kemudian menganjurkan mereka untuk melakukan pengobatan. Dengan terlebih dahulu memberi rujukan dari puskesmas untuk dibawa kerumah sakit guna pengobatan lebih lanjut,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, belasan pekerja cafe di Desa Delod Berawah mengikuti Mobile VCT yang dilakukan oleh Puskesmas I Mendoyo, Kamis (23/2).

Langkah tersebut diambil, guna meminimalisir penyebaran kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jembrana. Menurut aktivis Jalak Bali, I Made Suarnayasa, temuan kasus HIV/AIDS di Jembrana setiap bulan terdapat lima sampai tujuh kasus.

“Hari ini, Kamis (23/2) kami melakukan kegiatan Mobile VCT yang selenggarakan oleh Puskesmas I Mendoyo. Kalau kita lihat kasus HIV yang ada di Kabupaten Jembrana kasus yang kami temukan rata-rata lima sampai tujuh kasus setiap bulannya di Kabupaten Jembrana,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pihaknya mengungkapkan kegiatan pengecekan HIV/AIDS ini dilakukan sedini mungkin, bilamana ada yang terinfeksi dapat ditangani lebih cepat.

“Salah satu cara kami untuk meminimalisir atau mengajak masyarakat untuk melakukan pengecekan HIV sedini mungkin. Bila mana jika ada yang terinfeksi biar bisa segera kita obati dan kita dampingi supaya mereka bisa beraktivitas dan hidup sehat. Jika untuk data itu ada sekitar 465 orang positif HIV di Kabupaten Jembrana pada Desember tahun 2022,” ungkapnya. (gsn/mbn)

Baca Juga :  Tinjau Jalan Longsor di Pengastian-Pendem, Bupati Kembang Pastikan Segera Diperbaiki
BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI