JEMBRANA, MediaBaliNews – Nasib naas dialami seorang kakek dan cucunya yang diduga terseret arus saat berenang di pintu keluar masuk Pelabuhan Pengambengan, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Jumat (1/9).
Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dimana peristiwa tersebut bermula saat sang kakek atas nama Misnawar (51) asal Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, berpamitan kepada sang istri untuk mandi ke pantai karena badanya terasa gatal, korban juga mengajak anaknya MAR (11) serta cucunya MBR (9) sekitar pukul 13.30 Wita.
“Setelah korban mandi kemudian korban bersama anak dan cucunya bermain pasir setelah bermain pasir korban kembali berenang dengan menggendong cucunya, ” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.
Lebih lanjut, saat sedang berenang tiba-tiba korban bersama cucunya terseret arus. Kemudian, Misnawar berhasil dievakuasi oleh beberapa saksi dan di naikkan ke sampan namun dalam keadaan lemas.
“Korban lantas dibawa ke Puskesmas Pengambengan, namun oleh petugas puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia, ” jelasnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut, anak korban MAR selamat dalam peristiwa naas tersebut. Namun, naasnya sang cucu MBR sampai saat ini belum ditemukan.
“Anak korban yakni MAR dalam keadaan selamat karena saat korban berenang yang bersangkutan tidak ikut berenang, ” bebernya.
Kemudian, dalam upaya pencarian terhadap cucu korban MBR, Kapolres Juliana mengaku telah berkoordinasi dengan Tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. (gsn/mbn)























