GIANYAR, MediaBaliNews – Seorang pria dilaporkan hilang setelah terseret arus kuat di Pantai Purnama, Sukawati, Gianyar, Minggu (5/3/2026) pagi. Korban diketahui bernama Agus Suarsa Dharma, 27 tahun, warga Banjar Telabah, Desa/Kecamatan Sukawati, Gianyar. Peristiwa terjadi saat korban menjalani prosesi Banyu Pinaruh bersama sejumlah rekannya.
“Awalnya korban bersama dua rekannya mandi di pantai, lalu ombak besar datang dan menyeret salah satu rekannya, Kadek Raditya,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga, I Wayan Juni Antara.
Agus segera berenang mendekati rekannya yang terseret ombak dan berusaha menariknya ke tepi pantai. Ia berhasil menyelamatkan Kadek Raditya dari arus deras laut. Namun, gelombang besar berikutnya datang dan justru menyeret tubuh Agus hingga tenggelam.
“Korban sempat menolong rekannya dengan sukses, tetapi ombak kedua datang lebih besar dan langsung menarik korban ke tengah laut,” kata Juni Antara.
Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 08.00 Wita dari masyarakat setempat. Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan penyelamatan laut. Petugas kemudian memulai pencarian dengan menyisir area perairan dan garis pantai.
“Tim kami langsung bergerak cepat setelah menerima laporan, kami kerahkan personel dan peralatan untuk pencarian di laut dan darat,” ujar Juni Antara.
Tim SAR gabungan menurunkan satu unit perahu karet untuk menyisir laut hingga radius 1,5 mil laut. Petugas juga melakukan penyisiran darat ke arah timur dan barat dari titik awal kejadian. Kondisi ombak yang cukup tinggi menjadi tantangan dalam proses pencarian korban.
“Kondisi gelombang cukup tinggi, tetapi masih bisa kami antisipasi agar proses pencarian tetap berjalan,” kata Juni Antara.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, hingga relawan penyelamat lokal. Keluarga korban juga turut memantau langsung proses pencarian di lokasi kejadian. Hingga Minggu siang, korban belum ditemukan dan pencarian masih terus berlangsung.
“Kami berharap korban segera ditemukan, seluruh tim terus berupaya maksimal di lapangan,” ujar Juni Antara. (ang/mbn)






















