Saturday, May 30, 2026
Saturday, May 30, 2026

Jenazah Bocah Korban Banjir Bandang Buleleng Ditemukan Mengapung di Laut

SINGARAJA, MediaBaliNews – Pasukan penyelamat gabungan memperluas jangkauan operasi pencarian hingga ke tengah perairan laut lepas pada hari ketiga bencana. Ratusan personel dari berbagai instansi menyisir sisa-sisa material kayu serta lumpur pekat di sepanjang bibir pantai utara Bali.

Tim membagi kekuatan menjadi empat kelompok besar guna mengendus keberadaan dua korban yang masih hilang tertimbun reruntuhan.

“Kami membagi tugas pencarian hari ini menjadi empat titik fokus utama guna mengoptimalkan penyisiran di darat maupun laut,” kata Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Regu penyelamat laut meluncurkan perahu karet untuk menggeledah permukaan air mulai dari arah Pantai Banjar menuju sisi barat. Empat personel Basarnas bersama tim Balawista menatap tajam setiap benda yang mengapung di antara hamparan sampah kayu laut. Sementara itu, unit kepolisian perairan bergerak ke arah utara untuk memastikan radius pencarian mencakup area yang lebih luas.

“Empat personel dari Pos SAR Buleleng serta Balawista memfokuskan pencarian menggunakan perahu karet dari Pantai Banjar ke arah barat,” ujar Kadek Donny.

Petugas darat terus membongkar tumpukan batang pohon raksasa yang menyumbat aliran sungai utama menuju kawasan muara pantai. Bantuan alat berat dari dinas terkait diterjunkan untuk mengangkat material padat yang mustahil dipindahkan secara manual oleh tangan manusia. Penyisiran ulang juga menyasar lokasi penemuan korban pertama guna memastikan tidak ada petunjuk yang tertimbun oleh endapan lumpur baru.

“Alat berat kami turunkan untuk mengangkat timbunan material besar yang terbawa derasnya arus banjir bandang menuju arah hilir sungai,” tutur Kadek Donny.

Unit perahu karet sempat merapat ke daratan pada siang hari setelah melakukan penyisiran tahap pertama tanpa membuahkan hasil. Pencarian tahap kedua segera berlanjut pada pukul dua siang dengan menyasar kembali wilayah perairan bagian barat dan timur. Cuaca yang sangat terik tidak menyurutkan semangat para relawan untuk menemukan anggota keluarga warga yang masih dinyatakan hilang.

Baca Juga :  BKKBN Provinsi Bali Apresiasi Program Genting di Buleleng

“Sorti kedua kami laksanakan kembali pada siang hari dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet menuju arah barat dan timur,” ungkapnya.

Petugas akhirnya menemukan sesosok jasad anak laki-laki yang mengapung di perairan Dencarik sekitar tiga setengah kilometer dari rumahnya. Korban ditemukan masih mengenakan kaos berwarna biru yang identik dengan ciri fisik bocah berumur dua belas tahun, Kadek Wahyu. Tim gabungan segera mengangkat jenazah tersebut ke atas perahu sebelum membawa korban menuju daratan untuk proses evakuasi lanjutan.

“Kami menemukan target dalam kondisi meninggal dunia pada pukul lima belas lewat empat puluh dua menit waktu Indonesia bagian tengah,” jelas Kadek Donny mengonfirmasi temuan korban baru.

Petugas medis langsung membawa jenazah Kadek Wahyu menuju RSUD Buleleng guna menjalani prosedur identifikasi resmi oleh pihak rumah sakit. Operasi pencarian hari ketiga ini berakhir dengan duka mendalam bagi keluarga korban yang menunggu di pesisir pantai sejak pagi. Seluruh komandan regu melakukan evaluasi hasil kerja sebelum memutuskan untuk melanjutkan pencarian sisa satu korban hilang esok pagi.

“Jenazah korban kini sudah kami bawa ke RSUD Buleleng guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim medis kepolisian,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI