JEMBRANA, MediaBaliNews – Peluk erat adat Bali, sejumlah umat Kristiani mengenakan busana adat bali saat beribadah pada Hari Raya Natal di Gereja Pniel Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Jembrana, Senin (25/12).
Dari pantauan, terlihat sejumlah umat Kristiani di Desa Blimbingsari berbondong-bondong menuju gereja dengan mengenakan busana adat bali saat beribadah.
Seperti Nyoman Suratmininghati (60) salah satu warga Desa Blimbingsari mengatakan, penampakan umat Kristiani khususnya di Desa Blimbingsari memang sejak dulu selalu mengenakan busana adat bali.
“Ada sih yang tidak mengenakan adat bali, biasanya mereka yang kerja diluar daerah pakai pakaian biasa rapi. Tapi kalau yang disini pakai adat bali, ” ungkapnya saat ditemui dilokasi.
Hal serupa juga dilontarkan Ketua Relawan Pniel Blimbingsari, I Komang Setia Pursa. Ia mengatakan, dalam perayaan Hari Raya Natal di minggu pertama, warga biasanya beribadah menggunakan busana adat bali.
“Minggu pertama biasa kita pakai adat bali, minggu kedua kita pakaian nasional, ” jelasnya.
Selain menggunakan pakaian adat bali, dalam ibadah yang dilaksanakan umat Kristiani di Desa Blimbingsari ini juga diikuti dengan musik gambelan, seperti layaknya umat Hindu bali dalam acara keagamaan.
“Kita tidak boleh menghilangkan adat bali, ada juga tari-tarian dengan payas bali, ” pungkasnya. (gsn/mbn)






















