Monday, June 1, 2026
Monday, June 1, 2026

Pamit Pergi Sekolah, Dua Pelajar Hanyut dan Ditemukan Meninggal Dunia di Tukad Gelar

JEMBRANA, MediaBaliNews – Naas, dua pemuda asal Desa Pengambengan ditemukan tewas terseret arus saat mandi ditempat wisata Tukad Gelar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Selasa (1/10/2024).

Menurut informasi, kedua korban berinisial DAH (14) dan RFZ (14). Dimana, korban RFZ berpamitan dengan orangtuanya untuk pergi berangkat ke sekolah sekitar pukul 13.00 Wita.

Saat berpamitan, korban RFZ menuturkan akan mengikuti kegiatan ekstra kulikuler pada pada jam tersebut. Namun, RFZ malah pergi mandi ke tempat wisata Tukad Gelar bersama dengan korban DAH.

Sementara, sekitar pukul 15.00 Wita petugas penjaga ditempat wisata Tukad Gelar menetralisirkan dan menutup areal parkir wisata lantaran curah hujan yang tinggi dan debit air sungai Gelar yang mulai membesar.

Kemudian, warga sekitar yang melintas melihat kendaraan sepeda motor beserta barang-barang lainnya yang terparkir di parkir dilokasi yang dicurigai milik korban sekitar pukul 17.30 Wita.

“Kemudian, sekitar jam 7 malam datanglah keluarganya yang mengatakan bahwa anaknya mandi ke tempat wisata Tukad Gelar, ” ungkap Kelian Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, I Made Pernama.

Dengan pengakuan tersebut, diketahui bahwa kendaraan yang terparkir tersebut milik korban. Namun, korban tidak ditemukan korban disekitar tempat wisata.

“Akhirnya, warga disini kami kumpulkan untuk melakukan pencarian, ” terangnya.

Kemudian, petugas dari BPBD Kabupaten Jembtana yang ada dilokasi bersama dengan warga sekitar akhirnya melakukan pencarian terhadap korban.

Setelah dilakukan pencarian lebih mendalam, korban yang berinisial DAH berhasil ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 00.00 Wita.

Sementara, korban berinisial RFZ masih belum ditemukan dan pencarian korban dilanjutkan keesok harinya. Kemudian, pada pagi tadi 1 Semptember 2024, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan menelusuri pinggir sungai.

Baca Juga :  Dapur Milik Warga di Mendoyo Diamuk Sijago Merah, Kerugian Ditafsir Puluhan Juta

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, korban berinisial RFZ akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia sekitar pukul 08.00 Wita.

“Korban ditemukan di Batu Perahu yang diperkirakan berjarak sekitar 3 Kilometer dari lokasi parkir kendaraan korban, ” terangnya.

Pihaknya menjelaskan, dalam proses pencarian Tim SAR Gabungan cukup kesulitan melakukan evakuasi terhadap tubuh korban lantaran medan yang dilalui.

Kedua jenazah korban telah dibawa ke RSU Negara dan diserahkan kepada pihak keluarga. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI