JEMBRANA, MediaBaliNews – Dalam rangka memperingati hari Seni Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 15 April, SMA Negeri 3 Negara menggelar berbagai pertunjukan kesenian baik itu seni tradisional maupun seni modern.
Dipusatkan di Lapangan SMA Negari 3 Negara, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Jumat (14/4), nampak seluruh siswa sangat antusias dalam memeriahkan kegiatan tersebut. Disamping itu juga dihadiri oleh orang tua/wali siswa serta aparat desa setempat.
Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Negara I Made Sudarsa mengatakan, ini pertama kali dilaksanakan karena saat ini baru di tahun kedua SMA 3 berdiri.
“Rencananya untuk nanti kedepan kalau ini sukses kita ingin mengajak teman-teman SMP dan SMA di Jembrana untuk berkolaborasi, ” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pihaknya menuturkan berbagai macam atraksi kesenian digelar seperti, tari penyembrahma, modern dance, seni sastra puisi, seni musik, tari bhakti marga, seni rupa (melukis), rindik, musiklalisasi puisi, story telling, tari kreasi dan beberapa seni tari tradisional lainnya.
“Peserta yang ikut itu perwakilan dari semua kelas, ada yang satu pementasan ada yang dua pementasan di masing-masing kelas,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, dilihat dari antusias siswa mereka ingin tahun depan ada lagi kegiatan seperti ini.
“Harapan saya, untuk pementasan ini minimal anak-anak kita berani tampil dan melatih mentak agar mempunyai jiwa yang stabil,” harapnya.
Disisi lain, dalam pementasan seni ini, juga terdapat kegiatan spontanitas dimana beberapa siswa yang mempunyai inisiatif meminta sumbangan dari tamu undangan yang datang untuk memberikan sumbangan seiklashnya untuk diberikan kepada orang-orang yang kurang mampu.
“Untuk sasaran yang akan kita beri sumbangannya nanti saya serahkan kepada panitia, mungkin diserahkan ke panti asuhan atau nanti kita cek ke temen-temennya itu jika ada siswa yang butuh bantuan maka kita akan serahkan ke siswa, ” imbuhnya.
Sementara, Sri Mahayu (17) kelas XI siswa SMA Negeri 3 Negara yang turut serta memeriahkan hari Seni Sedunia tersebut menyampaikan kegiatan ini bisa membentuk mental dengan tampil di depan orang ramai.
“Ini untuk pengalaman, melatih mental saya melalui orang banyak dan dimana yang awalnya saya gugup saat tampil di depan namun usai tampil saya merasa senang dan lega. Menurut saya ini sangat perlu dilakukan karena saat ini jaman semakin berkembang jadi kegiatan seperti seni ini kadang tidak dihiarukan oleh teman-teman sebaya kami, ” tandasnya. (gsn/mbn)























