JEMBRANA, MediaBaliNews – Dalam rangka kesiapan pengamanan pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang akan berlangsung pekan depan, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Bali berikan arahan kepada ratusan personel terkait Ops Mantap Brata Agung 2024 yang berlangsung di lapangan apel Polres Jembrana, Rabu (7/2).
Dalam memastikan kelancaran pada Pemilu yang berlangsung tanggal 14 Februari 2024, Polres Jembrana mengerahkan sebanyak 414 personel yang juga di back up oleh personel Polda Bali.
Ratusan personel tersebut, nantinya akan melakukan pengamanan di 898 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kabupaten Jembrana. Dari ratusan TPS yang ada, terdata sebanyak 4 TPS yabg dikategorikan sangat rawan.
Diketahui, 3 TPS yang masuk kategori sangat rawan tersebut berada di Kecamatan Pekutatan. Mengingat, letak geografisnya yang sering terjadi bencana alam, dan ada yang sebagian wilayahnya masuk Kabupaten Tabanan dan Buleleng.
Sedangkan, 1 TPS lainnya berada di Kelurahan Loloan, Kecamatan Negara. Hal itu karena, pada pemilu lalu, di TPS tersebut sempat terjadi kekisruhan yang mengakibatkan terjadinya pemungutan suara ulang (PSU).
“Berbagai kemungkinan kita antisipasi. Semua anggota sudah siap. Karena TPS rawan disini hanya pada geografis saja seperti masalah jarak dan lainnya,” ungkap Pamatwil yang juga Kabid Labfor Polda Bali, Kombes Pol I Nyoman Sukena usai pengecekan PAM Pemilu.
Sementara itu, Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto mengaku, pihaknya telah memetakan kategori semua TPS. Hasilnya, empat diantaranya adalah termasuk kategori sangat rawan. Sebab, sesuai penilaian polisi TPS tersebut karena alasan geografis. Misalnya seperti rawan bencana hingga berada di perbatasan wilayah bahkan harus melewati kabupaten lain.
“Apalagi kita ketahui hujan terjadi di Februari, tentunya membuat terjadi sangat rawan. Kemudian satu lainnya ada di Kelurahan Loloan Timur karena sebelumnya sempat dilakukan pemungutan suara ulang,” tegasnya.
Lebih lanjut, sebagai antisipasi terjadinya hal tak diinginkan di semua TPS, pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan sedemikian rupa. Total ada 414 personel yang bertugas diantaranya 404 personel Polres Jembrana serta 10 anggota BKO dari Polda Bali.
“Mari kita semua bersama-sama ciptakan situasi kondusif selama pelaksanaan Pemilu ini. Hindari hal-hal yang dapat memicu peristiwa tak diinginkan,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















