JEMBRANA, MediaBaliNews – Menyambut Hari Raya Natal, warga Banjar Parwatasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, mendirikan penjor di sepanjang jalan desa, Rabu (24/12/2025).
Dari pantauan di lokasi, penjor tampak berdiri berjajar di sisi kiri dan kanan jalan Desa Ekasari. Uniknya, pemasangan penjor tersebut bukan dalam rangka Hari Raya Galungan dan Kuningan, melainkan sebagai bentuk penyambutan Hari Raya Natal bagi umat Kristiani setempat.
Tradisi ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi serta akulturasi budaya antarumat beragama yang telah lama terjaga di Kabupaten Jembrana.
Salah satu warga, I Ketut Suadhi, mengatakan tradisi pemasangan penjor saat Natal telah dilakukan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya lokal di Banjar Parwatasari. Tradisi ini juga dilakukan saat perayaan Paskah.
“Bahannya dari janur dan bahan-bahan alami, sama seperti penjor pada umumnya,” ujarnya.
Selain memasang penjor, umat Kristiani di Desa Ekasari juga melaksanakan tradisi penampahan Natal, serupa dengan penampahan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Kegiatan tersebut dilakukan sejak pagi hari.
“Nampah juga, tapi rata-rata pagi sudah selesai nampah dan ngelawar,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















