Thursday, June 4, 2026
Thursday, June 4, 2026

Tragedi Jalur Antosari: Pengendara Motor Tewas Terperosok ke Selokan di Pupuan

TABANAN, MediaBaliNews – Kecelakaan lalu lintas maut kembali memakan korban jiwa di jalur Kabupaten wilayah hukum Kepolisian Sektor Pupuan. Seorang pengendara sepeda motor perempuan berinisial Ida Ayu Kadek Ari meregang nyawa setelah kehilangan kendali atas kendaraannya. Insiden tragis ini terjadi pada Senin pagi saat cuaca sedang cerah di Jalan Umum jurusan Antosari menuju Pupuan.

“Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya temuan jasad di dalam selokan,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, Senin (2/3).

Korban yang berprofesi sebagai petani tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 4785 GAE. Ia datang dari arah selatan menuju utara sebelum akhirnya menabrak beton pembatas jalan milik warga setempat. Benturan keras menyebabkan korban terpental ke dalam parit berair dalam kondisi pingsan hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

“Pengendara motor tersebut diduga tidak mampu menguasai laju kendaraannya saat melintasi tikungan landai di Banjar Dinas Suradadi,” kata AKP I Gusti Made Berata saat menjelaskan kronologi peristiwa.

Saksi mata baru menemukan jasad korban sekitar tiga puluh menit kemudian karena posisi tubuhnya terendam di saluran air. Warga segera menghubungi pihak berwenang untuk melakukan proses evakuasi terhadap jenazah perempuan berusia lima puluh dua tahun itu. Polisi menemukan kondisi bagian depan sepeda motor milik korban dalam keadaan ringsek parah akibat menghantam struktur beton.

“Tim medis bersama personel Polsek Pupuan langsung mengevakuasi jenazah korban menggunakan unit ambulans menuju rumah sakit terdekat,” tutur AKP I Gusti Made Berata secara terperinci.

Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa kondisi aspal jalan sebenarnya berada dalam keadaan sangat baik. Namun jalur tersebut tidak memiliki marka jalan yang jelas sehingga sangat rawan bagi pengendara yang kurang waspada. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.

Baca Juga :  KONI Tabanan Selenggarakan Workshop Manajemen Keolahragaan Prestasi 2025

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalur perbukitan yang minim marka,” ucap AKP I Gusti Made Berata memberikan peringatan kepada publik.

Kerugian material akibat kerusakan kendaraan dalam insiden ini diperkirakan mencapai angka satu juta rupiah bagi pihak keluarga. Polisi telah mencatat keterangan dari beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian saat proses evakuasi berlangsung. Jenazah korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Banjar Dinas Karya Sari untuk menjalani prosesi pemakaman.

“Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi keamanan berkendara guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di Tabanan,” pungkasnya. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI