Sunday, April 19, 2026
spot_img
Sunday, April 19, 2026

Truk Pembawa Pasir Jatuh ke Jurang di Pecatu, Sopir Terjepit Kaki, Begini Evakuasinya

MANGUPURA, MediaBaliNews – Sebuah truk bermuatan pasir mengalami insiden tragis, terjatuh ke jurang di kawasan Padang-Padang, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025, sekitar pukul 12.05 WITA. Truk tersebut diduga tidak kuat menanjak, lalu terperosok ke dalam jurang.

Kadek Perdana Yasa, koordinator lapangan di lokasi kejadian, menjelaskan penyebab insiden. “Truk sedang membawa muatan ke proyek. Namun, as truk patah, sehingga kendaraan terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 5 meter,” ungkapnya. Kerusakan mekanis ini menjadi pemicu utama kecelakaan.

Dua orang menjadi korban dalam kecelakaan ini. Satu korban berhasil dievakuasi terlebih dahulu, diduga mengalami patah lengan kanan, meski dalam kondisi stabil. Korban tersebut segera dilarikan ke RS Prof Ngoerah untuk penanganan medis lebih lanjut.

Kadek Perdana Yasa memastikan tim di lapangan bekerja cepat. “Kami langsung berkoordinasi dengan tim medis untuk memberikan pertolongan pertama yang diperlukan,” tambahnya. Respons cepat ini penting untuk memastikan keselamatan korban di tengah situasi darurat.

Korban kedua adalah sopir truk, Hasbi (45), yang tercatat sebagai warga Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok, NTB. Hasbi mengalami kondisi kritis karena kakinya sempat terjepit. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan permintaan bantuan evakuasi pada pukul 12.35 WITA dari Klinik Lotus.

“Begitu menerima informasi, tujuh personel kami langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian,” terang Kadek Perdana Yasa. Tim SAR tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah laporan masuk. Mereka segera memulai operasi penyelamatan yang kompleks.

Proses evakuasi Hasbi mendapat dukungan penuh dari tim medis Klinik Nusa Medika. Sebelum upaya pelepasan himpitan pada kakinya, tim medis berusaha menstabilkan kondisi Hasbi dengan memberikan oksigen dan memasang infus. Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban menggunakan peralatan ekstrikasi khusus.

Baca Juga :  Kuta Berdarah, Kasus Penikaman Hingga Korban Tersungkur di Halaman Rumah Warga

Pukul 15.05 WITA, Hasbi akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Ia diperkirakan menderita patah kaki kiri dan kanan, serta luka terbuka. Setelah tim medis melakukan pembidaian pada area yang patah, Hasbi segera dibawa ke RS Prof Ngoerah menggunakan ambulans Klinik Nusa Medika untuk perawatan intensif.

Operasi evakuasi besar ini juga melibatkan sejumlah unsur lain. Mereka meliputi personel Polsek Ungasan, Babinsa Desa Ungasan, Babinkamtibmas Desa Ungasan, Linmas Pecatu, dan masyarakat setempat. Solidaritas dan kerja sama ini memastikan proses penyelamatan berjalan lancar dan aman. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI