TABANAN, MediaBaliNews – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton bermuatan sepeda motor terjadi di wilayah Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Sabtu pagi. Dua orang mengalami luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan medis. Peristiwa ini melibatkan enam kendaraan, termasuk satu unit sepeda motor yang dikendarai warga setempat.
Truk Hino dengan nomor polisi DK 8229 JW yang dikemudikan Moh Suban (34), warga Desa Pengambengan, Jembrana, melaju dari arah barat menuju timur. Truk tersebut menarik tronton bermuatan sepeda motor dengan nomor polisi B 9838 AU milik Zul Arif (30), warga Medan. Baik pengemudi maupun pemilik kendaraan dalam kondisi selamat.
Namun saat melintasi kawasan Selemadeg, truk diduga kehilangan kendali hingga menabrak dua sepeda motor dan dua kendaraan lainnya. Salah satu korban, I Gede Ketut Aswatama (54), seorang pedagang asal Jemberana, mengalami luka pada kaki dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Selemadeg.
Korban lainnya, Afifaturahmi (25), warga asal Desa Rumax, Kediri, juga mengalami luka memar pada bagian kaki akibat benturan saat kejadian.
Selain itu, terdapat dua kendaraan lain yang terlibat namun pengendaranya dalam kondisi selamat, yakni mobil travel dengan nomor polisi L 7904 G yang dikemudikan Ivan Susanto (28), mahasiswa asal Probolinggo, serta Toyota Rush DK 1409 DP yang dikemudikan I Putu Armaya (55), seorang PNS asal Denpasar.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, membenarkan adanya insiden tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan.
“Dugaan sementara, pengemudi truk tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintasi jalan menurun dan menikung. Proses penyelidikan masih berjalan dan kami juga telah mengamankan kendaraan sebagai barang bukti,” ujar Iptu Berata saat dikonfirmasi, Sabtu (24/5).
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur rawan.
“Kami ingatkan sopir angkutan besar agar melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi rem dan kelayakan kendaraan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di wilayah Tabanan. Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu lalu lintas demi menghindari kejadian serupa. (ang/mbn)


























