JEMBRANA, MediaBaliNews – Selain pedagang pasar Melaya, warga masyarakat Jembrana secara umum sangat antusias menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo ke pasar Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Kamis (2/2/2023).
Dari pantauan, ribuan warga nampak membludak mendatangai lokasi pertama kunjungan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Jembrana. Ribuan warga yang datang tersebut tidak hanya berkumpul di pusat areal pasar, namun disepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk sekitar 2 kilometer sebelum dan sesudah pusat pasar.
Warga dari usia anak anak hingga orang dewasa, nampak berjejer disepanjang jalan depan pasar umum Melaya. Bahkan salah satu warga sudah menunggu kedatangan Jokowi hingga 2 jam lebih. “Sudah dari jam 2 (siang) saya di sini. Nggak rasa sudah dua jam lebih iya,” kata Ida Ayu Eka Swastini (33) warga asal Kelurahan Gilimanuk, ditemui di lokasi, Kamis (2/2/2023).
Ia menuturkan, meski hingga dua jam lebih menunggu Jokowi namun dirinya tetap bersemangat ingin melihat langsung orang nomor 1 di Indonesia ini. “Iya saya memang ingin melihat Pak Jokowi. Jadi harus rela menunggu. Biasanya kan hanya lihat di tv, karena datang (ke pasar Melaya) jadinya pingin melihat,” ucapnya.
Selain itu, kata dia, kedatangan Presiden Joko Widodo ini memang sudah di tunggu-tunggu oleh warga terutama ibu-ibu yang ingin bersalaman dan berfoto bareng Jokowi. “Semoga bisa ketemu dan foto bareng dengan Pak Presiden langsung,” harapnya.
Hal senada diungkapkan, I Kadek Artawan (47) warga Desa Nusasari, menuturkan, kedatangan Presiden Jokowi pertamakali di Jembrana, khususnya di Wilayah Desa Melaya menjadi hal yang istimewa. Menurutnya, pertama kali presiden RI mau datang di salah satu pasar tua di Jembrana, karena di ada sejak tahun 1960an. “Ini pertama kali ada presiden, ingin melihat langsung Pak Jokowi,” ucapnya.
Ia berharap kedatangan presiden yang merakyat dan disenangi rakyat ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama para pedangan serta UMKM di Jembrana. Selain itu, kata dia, bisa menjadi contoh para pemimpin di daerah sehingga benar-benar mensejahterakan rakyatnya. “Harapan saya, supaya ada nanti pengganti (presiden) yang seperti Jokowi itu,” pungkasnya. (cak/mbn)























