Saturday, April 18, 2026
spot_img
Saturday, April 18, 2026

Anggota Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jembrana

JEMBRANA, MediaBaliNews – Setelah ditinjau oleh Pangdam IX Udayana, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jembrana kini ditinjau oleh anggota Komisi IX DPR RI dan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah Tiga Badan Gizi Nasional, Rabu (15/1/2025).

Dalam penerapan program makan bergizi gratis di Kabupaten Jembrana, anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Kusuma Wardhani dan Direktur Pemantauan dan Pengawas Wilayah Tiga Badan Gizi Nasional, Kolonel Infanteri Rudi Setiawan memantau salah satu sekolah yang telah menjalankan program tersebut.

Salah satu sekolah yang dikunjungi adalah Sekolah Dasar Negeri 1 Banjar Tengah. Dimana, terdapat sebanyak 150 orang siswa ini telah mendapatkan makan bergizi sejak tanggal 6 Januari 2025 kemarin.

Anggota Komisi IX RI, Tuti Kusuma Wardhani mengatakan, dirinya sangat mendukung jalannya program ini. Menurutnya, hal ini bisa memberikan makanan yang bergizi kepada anak sekolah.

Selain itu, dengan program ini juga mampu menyerap hasil panen dari para petani, baik itu petani sayur maupun petani buah, serta peternak khususnya ayam dan telur yang ada di Kabupaten Jembrana.

“Program yang sangat luar biasa, bahkan impian saya dari dulu. Saya sebagai ketua Tani Indonesia, bagaimana terserap hasil pertanian. Oh ternyata, ini karena selama ini petani selalu terkena hasil pasar yang terlalu jauh dan ternyata ini dia tuhan kasih saya jalan dan saya berterima kasih kepada program bapak presiden Prabowo, ” ungkapnya.

Walaupun demikian, dirinya berharap program ini mendapatkan pengawasan yang ketat dari ahli gizi terkait. Mengingat makanan dan minuman yang disajikan dalam program ini agar betul-betul dirasakan manfaatnya oleh siswa.

“Mungkin sedikit-sedikit ada yang kurang sempurna dan itu harus kita mulai dan terus kita jalan sambil kita evaluasi kekurangan-kekurangannya, ” jelasnya.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Ajak Masyarakat Rayakan Nataru Dengan Sederhana Untuk Menjaga Keamanan Pilkada

Sementara, Direktur Pemantauan dan Pengawas Wilayah Tiga Badan Gizi Nasional, Kolonel Infanteri Rudi Setiawan menegaskan, disetiap dapur program makan bergizi ada pendampingan ahli gizi dari Badan Gizi Nasional. Tim ahli gizi juga bertugas membuat menu makan bergizi yang berbeda disetiap minggunya.

“Disetiap SPPG kita anggap sukarelawan mereka ada 47, yang dari operasional masak hingga distribusI. Tiga dari kepala SPPG itu ada ahli gizi, satu akuntan, dan ahli gizi disini dia membuat menu selama satu minggu dengan takaran yang sudah dikoordinasikan dengan Tim Gizi Nasional, ” terangnya.

Menurutnya, saat ini baru ada tiga dapur program makan bergizi di Bali, yakni di Kabupaten Karangasem, Tabanan dan Jembrana. Di Kabupaten Jembrana baru ada saty dapur yang melayani sebanyak 15 sekolah dengan total siswa penerima sebanyak 3.109 orang.

Untuk memaksimalkan program ini di Kabupaten Jembaran, pihaknya menjelaskan, Kabupaten Jembrana masih perlu 20 dapur lagi agar pelaksanaan program ini dapat tersalurkan 100 persen.

“Memang sudah terhitung, dan ini perminggu memang tiap hari memang menunya akan berubah, yang pertama ini akan membuat siswa tidak akan bosan dan kita menerima masukan dari sekolah terkait dengan makanan apa yang disukai oleh siswa, ” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI