Wednesday, April 22, 2026
Wednesday, April 22, 2026

Bali Genjot 716 Koperasi Merah Putih, Tabanan Luncurkan 133 Dorong Ekonomi Lokal

TABANAN, MediaBaliNews – Pemerintah secara resmi meluncurkan 133 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Tabanan, Bali. Peluncuran berlangsung simbolis di Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, pada Senin (21/7/2025). Desa Gadungan kini menjadi desa percontohan bagi pengembangan koperasi di Pulau Dewata.

“Ke depan, skema permodalan koperasi ini akan dikembangkan melalui kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Namun, khusus di Bali, koperasi juga bisa menggandeng Bank BPD Bali, LPD, BUMDes, BUMDa, atau lembaga keuangan lainnya,” kata Gubernur Bali, Wayan Koster, Senin (21/7/2025).

Peluncuran ini bagian dari program nasional Koperasi Merah Putih. Pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Presiden RI Prabowo Subianto turut membuka peluncuran nasional ini secara daring dari Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

“Banyak koperasi yang mati karena pengelolaannya buruk, terutama dalam aspek pendanaan. Karena itu, pengelolaan harus profesional dan sesuai prinsip koperasi,” jelas Koster.

Gubernur Koster menjelaskan, seluruh desa dan kelurahan di Bali telah membentuk Koperasi Merah Putih. Tercatat 636 desa dan 80 kelurahan, sehingga totalnya ada 716 Koperasi Merah Putih di Bali. Seluruhnya telah memiliki akta notaris sebagai badan hukum resmi.

“Saya dan Pak Bupati sangat mendukung koperasi ini sebagai upaya mewujudkan kedaulatan pangan di desa dan pembangunan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujarnya.

Unit usaha dalam Koperasi Merah Putih harus berkolaborasi, bukan bersaing, dengan lembaga ekonomi desa lain seperti BUMDes. Koperasi ini harus dikelola dengan baik. Tujuannya agar dapat tumbuh sehat serta berkelanjutan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, I Nyoman Putra, menjelaskan pemilihan Desa Gadungan. Desa Gadungan menjadi percontohan sebab memiliki koperasi simpan pinjam yang sudah lebih dulu berjalan, yaitu KSP Sari Gadung Mesari. Koperasi ini telah menunjukkan kinerja baik.

Baca Juga :  Tragis! Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon di Tabanan

“Koperasi ini memiliki 760 anggota, semuanya warga ber-KTP Desa Gadungan. Prinsip keanggotaannya sudah sesuai dengan konsep Kopdes Merah Putih,” ujar Putra.

Berdasarkan hasil musyawarah desa, KSP Sari Gadung Mesari sepakat bertransformasi menjadi Koperasi Merah Putih. Saat ini, koperasi telah memiliki aset mencapai Rp9,8 miliar. Koperasi akan melayani kebutuhan pokok masyarakat.

“Kalau nantinya dana desa bisa digunakan, tentu harus ada regulasi yang melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),” terangnya.

Putra menambahkan, seluruh 133 desa di Tabanan kini telah membentuk Koperasi Merah Putih. Per 17 Juni 2025, seluruhnya rampung mengurus akta pendirian sebagai badan hukum. Dua koperasi menggunakan pendekatan pengembangan dari koperasi yang sudah ada, yakni di Desa Gadungan dan Desa Gubug. Sisanya, 131 koperasi, merupakan hasil pembentukan baru.

“Tidak ada kendala berarti selama proses pembentukan karena komunikasi antara perbekel dan BPD berjalan sangat baik. Bahkan, target penyelesaian akta koperasi yang semestinya rampung 30 Juni sudah tercapai pada 17 Juni,” ungkapnya.

Meski telah diluncurkan, tidak seluruh koperasi langsung beroperasi penuh. Pemerintah masih menyiapkan pelatihan sumber daya manusia (SDM). Mereka juga akan memperbaiki regulasi untuk mendukung percepatan operasional koperasi.

“Dengan Desa Gadungan sebagai percontohan, kami berharap desa-desa lain dapat mengikuti. Targetnya, seluruh koperasi ini dapat beroperasi penuh pada Oktober 2025,” tutup Putra. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI