JEMBRANA, MediaBaliNews – Sebuah gudang kayu bekas milik warga Banjar Munduk, Desa Pengambengan, ludes dilahap si jago merah, Selasa dini hari (14/11).
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Irwan Cahaya Putra, sedang melintas di depan lokasi kebakaran.
Kemudian, Irwan yang kaget melihat ada api di bangunan gudang tersebut, lantas memberitahu warga. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Mako Damkar Jembrana.
“Kami menerima laporan, regu lll Damkar yang sedang siaga langsung menuju ke lokasi TKP kebakaran,” kata Kepala Bidang (Kabid) Linmas Damkar Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.
Lebih lanjut, pondok gudang seluas 25 Are, milik Suabil (37) seorang pengusaha kayu warga Desa Pengambengan. Adapun barang yang terbakar, kata dia, antara lain, kayu bekas bongkaran, asbes, potongan bambu, dan kaca-kaca jendela.
Akibat peristiwa kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp. 15 juta. Pihaknya menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu berhati hati jika beraktifitas yang berhubungan dengan api, terutama saat membakar sampah, supaya tidak memicu potensi kebakaran
“Luas yang terbakar sekitar 10 Are. Armada 4 unit tangki air, dengan menghabiskan sebanyak 14.500 liter air,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















