Thursday, April 16, 2026
spot_img
Thursday, April 16, 2026

Ricuh di Restoran Sanur, Empat WNA Berkelahi, Berakhir Damai di Kantor Polisi

DENPASAR, MediaBaliNews — Sebuah perkelahian antar WNA menghebohkan Sanur. Empat warga negara asing terlibat keributan. Insiden ini terjadi di sebuah restoran. Warga dan media sosial menyoroti insiden tersebut. Polisi pun segera bergerak mengusut perkara ini.

Polisi berhasil memediasi kedua pihak. Mediasi ini disaksikan langsung oleh konsulat Tiongkok. Empat WNA tersebut akhirnya berdamai. “Para WNA yang terlibat telah menyadari kesalahan mereka. Mereka juga telah meminta maaf kepada masyarakat Bali atas kegaduhan yang terjadi,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.

Kejadian berlangsung pada Senin, 4 Agustus 2025. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Lokasinya di Restoran The Cameng, Jalan Hangtuah, Sanur. Empat WNA datang ke restoran itu. Mereka baru saja kembali dari liburan di Nusa Penida.

Saksi mata melihat mereka di restoran. Dua WNA duduk di meja satu. Sementara dua WNA lainnya di meja dua. Setelah memesan makanan, keributan terjadi. “Saksi yang merupakan karyawan restoran melihat perdebatan antara mereka. Setelah itu, terjadi perkelahian fisik,” cetus Sukadi.

Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan langsung turun tangan. Mereka segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah TKP. Beberapa barang bukti berhasil diamankan. Petugas juga mengecek kondisi WNA yang terlibat.

Semua WNA dibawa ke Rumah Sakit Internasional Sanur. Petugas memeriksa kondisi kesehatan mereka. “Petugas kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan telah melakukan olah TKP. Kami juga mengamankan barang bukti serta mengecek korban WNA yang terlibat keributan,” kata Sukadi. Polisi bergerak cepat mengusut tuntas.

Penyidik Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan bekerja keras. Mereka memeriksa tujuh orang saksi di lokasi. Tujuh saksi itu adalah karyawan restoran. Polisi juga berkoordinasi dengan konsulat terkait. Ini adalah langkah standar dalam kasus WNA.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Amankan WNA Pelaku Pencurian di Sanur

Polisi mengirimkan surat resmi kepada konsulat. “Penyidik unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan telah memeriksa para saksi. Kami juga telah melakukan koordinasi dan bersurat dengan konsulat yang ada di Denpasar,” kata Sukadi. Polisi memastikan semua prosedur diikuti.

Polisi melanjutkan kasus ini dengan mediasi. Mediasi diadakan pada hari Rabu, 6 Agustus 2025. Proses mediasi berlangsung di Mako Polsek Denpasar Selatan. Konsulat Tiongkok turut hadir. Mereka menyaksikan langsung jalannya mediasi.

Kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai. Mereka saling menyadari kesalahan masing-masing. “Mediasi telah dilakukan dengan menghadirkan konsulat Cina. Kedua belah pihak WNA telah menyadari kesalahan mereka dan berdamai,” ujar Sukadi. Hal ini mempercepat penyelesaian masalah.

Para WNA yang terlibat insiden tersebut menyampaikan penyesalan. Mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Mereka secara terbuka meminta maaf. “WNA yang membuat keributan tersebut meminta maaf. Mereka meminta maaf kepada masyarakat Bali atas kegaduhan. Kegaduhan yang telah terjadi,” cetus Sukadi. Permintaan maaf ini disampaikan tulus.

Insiden ini viral di media sosial. Video kejadian menyebar cepat. Masyarakat Bali menyoroti peristiwa ini. Mereka khawatir dengan citra pariwisata. Namun, mediasi polisi berhasil menenangkan publik. Polisi bertindak profesional dan cepat.

Penanganan kasus ini menunjukkan komitmen. Pihak berwajib menjaga keamanan. Serta ketertiban di wilayah Denpasar. Khususnya dalam menghadapi WNA. Setiap masalah diselesaikan dengan damai. “Penanganan kasus ini diharapkan bisa menjadi contoh. Agar turis asing bisa menghormati budaya lokal,” kata Sukadi.

Mediasi kasus perkelahian WNA ini berhasil. Polisi berhasil menegakkan hukum. Serta menjaga hubungan baik internasional. Semua pihak yang terlibat merasa puas. Kedamaian kembali tercipta di Sanur. Kasus ini pun telah ditutup. (ang/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI