Friday, December 5, 2025
Friday, December 5, 2025

Termakan Usia, Rumah Warga di Jembrana Ambruk

JEMBRANA, MediaBaliNews – Rumah seorang warga di Banjar Yeh Mekecir, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana, ambruk. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis siang (26/1/2023) bangunan rumah semi permanen tersebut diduga karena sudah termakan usia.

“Ini rumah warisan dari orang tua kami. Dibangun sekitar tahun 1950-an,” kata pemilik rumah I Nyoman Suarta, ditemui di rumahnya, Jumat (27/1/2023).

Suarta menuturkan, sebelum kejadian ia mendengar bunyi kayu atap rumah mau roboh. Merasa khawatir, Suarta yang bekerja sebagai buruh harian ini, langsung mengajak istri dan anaknya pindah tidur di rumah saudara yang bersebelahan dengan rumahnya. “Pas malam itu dengar bunyi atap rumah, saya ajak istri sama anak langsung pindah tidur di rumah adik,” tuturnya.

Hingga pada Kamis siang (26/1) sekitar pukul 10.30 WITA atap serta tembok rumah bagian belakang ambruk. Beruntung saat itu ia bersama istri tidak berada dalam rumah. “Untung saya sudah pindah tidur. Kalau kerugiannya ada sekitar 20 jutaan,” imbuhnya.

Mesti saat ini bisa menumpang tinggal dirumah saudara, Suarta dan keluarga sangat berharap, bisa menerima bantuan bedah rumah dari pemerintah. “Iya astungkara, saya diberikan bantuan bedah rumah dari pemerintah,” harapnya.

Ditemui di lokasi Kelian Banjar Yeh Mekecir Agung Putu Sumantri mengatakan, musibah rumah roboh yang menimpa warganya tersebut sudah ditangani pemerintah kabupaten. Saat ini pihaknya sudah berupaya mengajukan proses permohonan bantuan bedah rumah kepada pemerintah, baik dari dana desa, kabupaten maupun provinsi.

“Dari pihak desa sudah berupaya mengusulkan, mana-mana yang nanti bisa terealisasi,” katanya. Selain itu, dari BPBD Jembrana juga sudah langsung melakukan peninjauan ke lokasi bersama beberapa aparat terkait. “Tadi sudah ditinjau langsung BPBD dan dari dinsos juga sudah datang memberi bantuan awal,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jual Motor Hasil Curian, Tersangka dan Korban Berdamai Melalui RJ di Kejaksaan Negeri Jembrana

Dari pantauan di lokasi, kondisi rumah semi permanen yang berukuran 7×6 tersebut berusia sekitar 70 tahun lebih belum pernah revitalisasi pemilik. Tampak beberapa kayu atap rumah dua kamar tidur tersebut sudah mulai rapuh. Bangunan dinding rumah sebagian besar terbuat dari gedek, hanya bagian bawah saja berdinding bata dengan tinggi sekitar 1 meter dan tembok belakang.

Dari informasi, selain rumah roboh di Desa Dangin Tukadaya, musibah rumah roboh juga menimpa I Ketut Suarya, warga Banjar Dauh Pasar, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo. (cak/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI