Monday, December 8, 2025
Monday, December 8, 2025

Terseret Arus Saat Mancing, Pria Ditemukan Tewas di Pantai Nusa Dua

MANGUPURA, MediaBaliNews – Seorang pria bernama Imam Sadiki (44), ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir pantai Nusa Dua, Minggu (15/1/2023) pagi. Sehari sebelum ditemukan, korban sempat dikabarkan hilang, saat mancing di pantai Samabe, Nusa Dua, Badung.

Dari informasi, korban ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita. Jenasah korban terdampar di pinggir pantai, kurang lebih sekitar 800 meter arah timur laut dari lokasi awal korban memancing. “Keterangan yang diperoleh di lapangan, ketika itu air surut dan tubuh korban terlihat walaupun agak tertutup pasir sebagian,” kata Kepala Seksi Siaga dan Operasi SAR, A. A. Alit Supartana, dalam keterangan yang diterima MediaBaliNews, Minggu siang (15/1/2023).

Alit menjelaskan, kejadian diketahui setelah tim SAR menerima laporan dari keluarga korban pada Sabtu (14/1) sekitar pukul 14.20 wita. Korban yang diketahui bernama Imam Sadiki (44) ini, dilaporkan hilang saat mancing ikan di pinggiran pantai Samabe, Nusa Dua.

Namun, kata dia, korban saat itu tidak menggunakan pelindung diri atau tanpa menggunakan life jacket. Korban yang sedang asik mancing tidak sadar air laut mulai pasang. Ketika hendak kembali ke darat, korban terjebak air laut yang sudah naik. Meski sudah berusaha untuk berenang ke daratan, namun akhirnya korban terseret arus, lalu nyemplung palungan, hingga korban hilang tenggelam.

“Kemarin tim SAR sempat melakukan pencarian setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga pada Sabtu (14/1/2023) pukul 14.20 Wita,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Alit, tim SAR segera bergerak ke lokasi, melakukan pencarian korban dengan menggunakan rubber boat, menyisir seputaran korban terseret arus. Selain rubber boat, tim darat juga melakukan koordinasi serta penyisiran di bibir pantai, namun korban belum berhasil ditemukan.

Baca Juga :  Pemkab Jembrana Naikkan Gaji Tenaga Kontrak

Hingga pada Minggu (15/1/2023) pagi, korban berhasil ditemukan sudah berada di pinggir pantai dengan posisi tubuh korban tertutup separuh oleh pasir. “Korban telah ditemukan dan selanjutnya jenasah dibawa ke Masjid Al Fatah Taman Griya, Jimbaran dengan menggunakan ambulance Banser Tanggap bencana,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain Basarnas Bali, unsur SAR gabungan yang terlibat selama operasi SAR diantaranya, Polairud Polda Bali, Polsek Kuta Selatan, Babinsa Kuta Selatan, Banser Tanggap Bencana (BAGANA) serta keluarga korban. (gzx/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI