JEMBRANA, MediaBaliNews – Hujan deras mengguyur wilayah Jembrana, Sabtu (11/2) sore hingga malam menyebabkan disejumlah titik terjadi banjir. Seperti salah satunya di wilayah Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, sekitar 7 rumah warga terdampak banjir.
Dari pantauan MediaBaliNews, air setinggi lutut orang dewasa menggenangi beberapa halaman rumah warga, bahkan air mulai masuk ke dalam rumah. “Air masuk rumah mulai maghrib, sekitar jam 7 (malam),” kata Tasmiati (65) warga Desa Tukadaya, ditemui di lokasi, Sabtu (11/2).
Karena air sudah masuk rumah, Tasmiati yang tinggal bersama anak dan menantunya akhirnya mengungsi ke rumah saudaranya. “Sudah tidak bisa tidur dirumah, air masuk kamar. Kasur, tv, kulkas sudah sudah saya amankan biar tidak terendam air,” ucapnya.
Ditemui di lokasi Klian Banjar Munduk Ranti I Dewa Putu Wahyudi mengatakan, banjir yang menggenangi rumah warga ini, merupakan dampak dari hujan deras dengan intensitas tinggi dan cukup lama, sehingga saluran drainase yang berada di pinggir jalan wilayah Banjar Munduk Ranti tidak mampu mengalirkan air hujan.
“Air dari arah utara yang lebih tinggi lokasinya. Saluran telabah atau irigasi sawah subak Sangyang Cerik itu penuh (air) dan got yang di depan PT. Jappa itu tersumbat, akhirnya air meluap ke rumah rumah warga yang lebih rendah lokasinya,” ungkapnya.
Menurutnya, banjir yang menggenangi beberapa rumah warga, baru kali ini terjadi. Beruntung tidak sampai terjadi kerugian materi, namun beberapa warga harus mengungsi ke tempat lain. “Ada satu KK yang parah terendam air, tapi sudah dievakuasi, semua barang barang elektronik sudah diamankan. Saat ini mereka menginap di rumah saudaranya,” ujarnya.
Ke depan, kata dia, untuk antisipasi terjadi banjir, pihaknya akan menjadwalkan kegiatan gotong royong, terutama pembersihan got atau drainase tersumbat akibat sampah dan banyak yang dangkal dan rusak menjadi penyebab meluapnya air. “Besok kita cek saluran air, terutama got yang tersumbat, untuk dilakukan gotong royong, bila perlu diperdalam,” pungkasnya. (cak/mbn)






















