Friday, April 17, 2026
spot_img
Friday, April 17, 2026

Viral Rekaman Suara Diduga Pejabat Bali, Bupati Jembrana : Bukan Saya Itu

JEMBRANA, MediaBaliNews – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menanggapi sebuah rekaman suara (voice) diduga pejabat di bali dengan isi mengarahkan untuk memilih salah satu paslon Capres dan calon DPRD Kabupaten yang beredar luas di jagat maya (sosial media).

Rekaman suara (voice) yang beredar di instagram hingga facebook tersebut berdurasi 9 menit 18 detik. Dalam rekaman tersebut, berisikan pengarahan terhadap para kaling sampai dengan RT yang diminta untuk ingat jika tanggal memilih atau mencoblos 14 Februari nanti bertepatan dengan hari valentine dan angka 14 juga adalah angka nomor urut salah satu partai politik peserta pemilu.

Terkait dugaan rekaman tersebut adalah Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, namun dirinya langsung menepisnya. Ia mengaku jika suara dalam sebuah rekaman itu bukan dirinya. Bahkan ia menantang untuk membuktikan jika rekaman itu adalah dirinya.

“Bukan saya itu,coba cari bukti kalau itu saya”,ujar Bupati Tamba saat ditemui usai acara Workshop Chocalte Festival yang berlangsung di Wantilan Jagatnata Jembrana, Kabupaten Jembrana, Jumat (2/2).

Sementara ditempat terpisah, Ketua Bawaslu Jembrana, Made Widiastra mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan terkait dengan rekaman suara diduga pekabat di bali yang viral tersebut.

“Dan kebetulan juga kita baru beberapa ada informasi tentu ini akan kita bahas terlebih dahulu ditingkat pimpinan,kita akan rapat membahas ini segera ” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku sampai saat ini belum mengetahui betul isi percakapan didalam rekaman yang viral tersebut. Namun, apabila kemudian ada laporan terkait hal ini, pihaknya akan menindak lanjuti laporan tersebut.

“Apakah itu nanti hasilnya itu memang ada laporan kita akan lakukan penelusuran dan sebagainya, termasuk juga melakukan pengecekan karena kita juga ingin tahu isinya, kontennya atau bahkan juga unsur-unsur pelanggaran pemilu yang ada dalam rekaman atau voice tersebut,” bebernya.

Baca Juga :  Bupati Tamba Hadiri Pisah Sambut Kapolda Bali

Disinggung mengenai adanya unsur intimidasi dari rekaman yang viral tersebut, pihaknya mengatakan, jika dalam penelusuran nanti pihaknya akan mencermati apa maksud dan tujuan dari rekaman tersebut.

“Kita akan cermati bersama, apakah ada unsur kampanye, unsur ancaman dan sebagainya kita masih belum tahu persisnya kita akan bahas secara internal dahulu, ” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI