Monday, December 8, 2025
Monday, December 8, 2025

Jelang Nataru, Pelaksanaan Siaga SAR Serempak di Indonesia

MANGUPURA, MediaBaliNews – Siaga SAR serempak dilaksanakan di seruluh kantor SAR di Indonesia, Senin (19/12/2022). Pelaksanaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personil dan alut (alat utama) di beberapa titik, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2023.

Siaga SAR Khusus ini, dimulai dari tanggal 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023 mendatang. Diawali apel pembukaan Siaga SAR Khusus di masing masing kantor Basarnas se-Indonesia.

Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, menjelaskan bahwa Basarnas Bali mengerahkan kurang lebih 130 personil. Menurutnya, pengerahan personil tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan selama adanya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Nataru.

“Ini menjadi perhatian khusus Basarnas, mengingat momen ini bertepatan dengan libur sekolah,” kata Darmada, dalam keterangan tertulis yang diterima MediaBaliNews, Senin (19/12/2022).

Basarnas Bali, kata dia, selama pelaksanaan Siaga SAR juga rutin melakukan pemantauan di objek-objek wisata. Selama 16 hari, ditugaskan tim untuk bergerak ke titik-titik keramaian yang rawan terjadinya kondisi membahayakan.

“Kita ada menggerakkan Kapal SAR KN Arjuna kemudian ada 5 buah Rigit Inflatable Boat (RIB) yang kita tempatkan di beberapa titik seperti pada jalur-jalur penyebrangan, Padang Bai – Lembar, Gilimanuk – Ketapang, dan juga Pelabuhan Benoa,” paparnya.

Kabasarnas juga menyampaikan, untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas siaga dengan seluruh potensi SAR yang ada di wilayah masing-masing, baik dari unsur kementerian, lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan media demi terwujudnya pelayanan Siaga SAR yang optimal dan terpadu.

Secara daring, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas), Marsdya TNI Henri Alfiandi juga melakukan pembukaan Siaga SAR Khusus Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 secara virtual, dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor dan beberapa perwakilan.

Baca Juga :  Hadiri Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Kapolres Jembrana Sebut Pelaku Tidak Selalu Laki-Laki

Dalam sambutannya Kabasarnas menegaskan kewaspadaan pada potensi ancaman diantaranya bencana hidrometeorogi, bencana geologi, kecelakaan transportasi dan kedaruratan di tempat-tempat wisata.

“Agar Kepala Kantor menyiagakan personil, alut dan peralatan untuk melaksanakan pemantauan jalur mudik di tempat-tempat yang rawan kecelakaan dan bencana, pelabuhan, bandara, ruas jalan tol, terminal bus dan tempat wisata ataupun keramaian,” ungkapnya.

Berdasarkan survey Kementerian Perhubungan pada libur Nataru kali ini diperkirakan akan ada pergerakan/mobilitas masyarakat sebesar 16,35% dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 44,17 juta orang, baik menggunakan moda transportasi darat, laut maupun udara.

“Bali sebagai destinasi wisata yang biasanya ramai menjadi tujuan saat libur Nataru, dapat dipastikan angka kedatangan wisatawan akan membludak,” pungkasnya.

Puncak arus mudik Natal diperkirakan pada tanggal 23 – 24 Desember 2022 dan puncak arus balik tanggal 25 – 26 Desember 2022. Sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru diperkirakan pada tanggal 30 – 31 Desember 2022 dan puncak arus balik pada tanggal 1-2 Januari 2023. (gzx/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI