Friday, December 5, 2025
Friday, December 5, 2025

Krisis Air Bersih Semakin Meluas, Sat Samapta Polres Jembrana kembali Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih

JEMBRANA, MediaBaliNews – Dampak musim kemarau kini semakin meluas di Kabupaten Jembrana. Kali ini, warga Banjar Bendel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya juga terkena imbas krisis air bersih.

Dari pantauan, selama mengalami krisis air bersih warga Banjar Benel terpaksa mencari air bersih ke sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Karena hal tersebut, Sat Samapta Polres Jembrana melakukan pendistribusian sebanyak 6.000 liter air bersih kepada warga Banjar Benel untuk membantu dalam mengatasi krisis air bersih dengan Armored Water Cannon yang didistribusikan langsung ke tempat penampungan air warga.

“Warga mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau panjang yang menyebabkan debit air di penampungan kecil,” ungkap Kasat Samapta Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta saat pendistribusian air bersih di Banjar Benel, Senin (30/10).

Sementara, Sektretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, krisis air bersih yang terjadi di Banjar Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, sudah terjadi sejak penurunan debit air.

“Warga Benel sebelumya menggunakan air bersih dari sumber mata air melalui pipa langsung ke bak penampungan, karena kemarau ini debit air menurun dan ada kendala pipa juga,” bebernya.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan bahwa pendistrubusian air untuk warga Benel masih dalam evaluasi, karena air yang distribusikan sekitar 5000 liler habis dalam sehari.

Dirinya mengkhawatirkan pendistribusian air bersih justru digunakan untuk menyiram tanama, seharusnya air bersih yang didistribusikan khusus untuk kebutuhan sehari hari warga.

“Air bersih yang didistribusikan dari PDAM, tetapi yang mendistribusikan dari mobil tanki air instansi yang mendistribusikan,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya menjelaskan, sejak krisis air terjadi bulan Agustus lalu, hingga kemarin jumlah air bersih yang distribusikan sebanyak 391.900 liter, jumlah terdampak sebanyak 1896 KK dengan jumlah jiwa 7.584 jiwa. Jumlah tersebut, tersebar di delapan desa di empat kecamatan dengan jumlah 18 titik lokasi.

Baca Juga :  Dihelat di Jembrana, Bupati Tamba Buka Kejurprov Bulutangkis Bali 2024

Distribusi air bersih tersebut, berbeda dengan jumlah distribusi air bersih yang disalurkan oleh Polres Jembrana dan instansi lain. Sehingga jumlah total yang sudah distribusikan bisa lebih banyak dari jumlah yang sudah terdata BPBD Jembrana. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI