JEMBRANA, MediaBaliNews – Penemuan bangkai penyu kembali terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Jembrana. Kali ini, seekor penyu jenis lekang ditemukan dalam kondisi mati terdampar di Pantai Yehembang, Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Selasa (2/6/2026).
Menurut informasi, bangkai satwa laut dilindungi tersebut pertama kali diketahui warga pesisir pada Senin 1 Mei 2026 kemarin sekitar pukul 23.00 Wita. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat setempat untuk ditindaklanjuti.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Mendoyo langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Di lokasi ditemukan seekor penyu jenis lekang dengan panjang sekitar 88 centimeter dan lebar 62 centimeter dalam kondisi sudah mati dan mengeluarkan bau,” ungkapnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan luka pada tubuh penyu. Namun, kondisi bangkai sudah membusuk sehingga diduga telah cukup lama berada di lokasi sebelum ditemukan warga.
Untuk penanganan lebih lanjut, Polsek Mendoyo berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar (BPKD). Hasil koordinasi tersebut memutuskan bangkai penyu segera dikubur guna menghindari pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat.
Penguburan bangkai penyu dilakukan sekitar pukul 10.30 Wita di sekitar lokasi penemuan dengan melibatkan personel Polsek Mendoyo, pihak terkait, serta disaksikan warga setempat.
“Dari hasil koordinasi dengan pihak BPKD, disepakati agar bangkai penyu segera dikubur di sekitar lokasi penemuan untuk mencegah pencemaran lingkungan dan menghindari gangguan kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (gsn/mbn)






















