JEMBRANA, MediaBaliNews – Mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati ke kantor KPU Jembrana, pasangan I Nengah Tamba dan I Made Suardana (Tamba-Dana) optimis menang dalam Pilkada 2024, Kamis (29/8/2024).
Sebelum mendatangi kantor KPU Jembrana untuk melakukan pendaftaran bakal calon, pasangan Tamba-Dana terlebih dahulu melaksanakan deklarasi di Posko Kemenangan yang berada di Jalan Sudirman, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana.
Setelah itu, sekitar pukul 12.40 Wita pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Tamba-Dana ini kemudian berjalan kaki menuju kantor KPU Jembrana dengan jarak tempuh sekitar hampir 2 Kilometer.
Dalam perjalanan menuju kantor KPU Jembrana, pasangan bakal calon Tamba-Dana yang diusung oleh 6 partai, 3 partai parlemen diantaranya Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Gerindra sedangkan 3 partai non parlemen diantaranya Partai Nasdem, PSI dan PAN ini diiringi oleh musik tradisional, barong sai, dokar dan 2 pasang kerbau serta ribuan masa.
Usai melakukan proses pendaftaran, bakal calon Bupati I Nengah Tamba mengatakan bahwa dirinya optimis menang tanpa muluk-muluk dengan visi-misi dan program yang telah ditentukan.
“Kami sudah mempunyai visi yang sebelumnya program bernama Sad Kerti Loka Jembrana, kali ini kami menamakan Asta Cita, 8 program untuk menuju Jembrana Lebih Bagus dan Maju untuk Jembrana,” ungkapnya.
Disinggung terkait program unggulan yang diprioritaskan, kata Tamba, diantaranya untuk generasi muda Jembrana untuk lapangan pekerjaan, Guru, alam dan lingkungan investasi, kepada manusia termasuk juga menuntaskan kemiskinan, stunting dan juga insentiv buat masyarakat yang benar-benar berjasa untuk menbangun jembrana.
“Untuk partai koalisi, kita diusung 3 partai besar dari Indonesia Maju diantaranya Partai Gerindra yang ditanda tangani langsung oleh Presiden terpilih Parbowo subianto, kemudian, Partai Golkar, Partai Demokrat, PSI dan PAN itu ada 6 partai sebagai partai pengusung, ” paparnya.
Sementara, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jembrana yang juga menjadi bakal calon Wakil Bupati Jembrana, Made Suardana saat disinggung mengenai keanggotaan I Gede Ngurah Patriana Krisna yang berpasangan dengan I Made Kembang Hartawan pada Pilkada 2024 masih aktif di Partai Golkar.
“Secara internal di Partai Golkar adanya anggota kami yang tidak mengikuti dari pada aturan organisasi tentang anggaran dasar partai sudah pasti ada aturan yang mengatur dan barang tentu ada sanksi-sanksi, ” terangnya.
Namun, saat ini Made Suardana mengaku lebih memilih fokus terhadap proses pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Mengingat, kedua bakal calon Wakil Bupati yakni Made Suardana dan Ngurah Patriana Krisna berada dipartai yang sama, yakni Partai Golkar.
“Sesuai adanya pelanggaran yang dilakukan, kami sudah menyampaikan ke provinsi Bali dalam hal ini DPD Provinsi tingkat I dan DPD tingkat I sudah membahas, mengkaji dengan adanya tim disana akan dilanjutkan dari pada hasil pembahasan disana akan dilarikan ke DPP, nanti dari DPP akan memberikan suatu keputusan kepada kader yang tidak mengikuti organisasi, ” pungkasnya. (gsn/mbn)


























