JEMBRANA, MediaBaliNews – Jajaran Polres Jembrana berhasil gagalkan penyelundupan penyu pada Senin malam (15/5) sekitar pukul 21.00 Wita di Jalan Mayor Sugianyar, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.
Dari informasi, penggagalan penyelundupan ini berawal saat adanya laporan dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman satwa yang dilindungi jenis penyu ke Denpasar.
Dari adanya laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP. Androyuan Elim, memberikan perintah kepada Kanit 4 Reskrim, IPTU I Gusti Agung KD Semara Putra beserta anggota Opsnal untuk melakukan penyelidikan.
Setelah melakukan penyelidikan, ditemukan sebuah kendaraan pick up yang diduga mengangkut satwa dilindungi jenis penyu. Kendaraan tersebut terlihat melintas di depan Warung Makan Bidadari yang lantas kendaraan tersebut dibuntuti oleh anggota kepolisian dan melihat adanya mobil jenis Fortuner yang mengawalnya.
“Sesuai dengan informasi dari masyarakat yang kemudian dibuntuti dan dibantu oleh petugas lantas TMC kemudian melakukan pencegatan di Jalan Mayor Sugianyar. Jadi setelah dilakukan pengecekan ternyata isinya 18 ekor penyu menggunakan mobil pick up, ” ungkap Kapolres Jembrana AKBP Dewa Gde Juliana saat ditemui di Aula Polres Jembrana, Selasa (16/5/2023).
Namun, mobil Fortuner yang mengawal kendaraan pikap berhasil melarikan diri menuju arah timur. Menghadapi situasi ini, anggota kepolisian meminta bantuan dari Polsek Mendoyo untuk melakukan pencegatan. Operasi pencegatan berhasil dilakukan di depan Polsek Mendoyo.
“Untuk pelaku sudah ada yang kita amankan sebanyak 3 orang dan nanti kita lihat untuk peran masing-masing dari pelaku, ” jelasnya.
Kedua kendaraan dan 18 ekor penyu diamankan saat ini sebagai barang bukti yang akan digunakan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Saat ini kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak pksd provinsi bali dan kemudian petugasnya sudah datang untuk dilakukan pengecekan kemudian di label dan akan di bawa ke kelinik di Banyuwedang untuk melakukan pengecekan. Sementara dari hasil observasi awal masih bagus tapi ada satu yang mungkin ada benjolan dan itu yang perlu dilakukan pemeriksaan, ” pungkasnya. (gsn/mbn)























