Tuesday, April 21, 2026
Tuesday, April 21, 2026

Rutan Negara Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Tanpa Diskriminasi

JEMBRANA, MediaBaliNews – Melalui implementasi Peraturan Menteri Kemenkumham Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara, Kecamatan Negara, Jembrana melaksanakan kegiatan pelatihan Bahasa Isyarat, Jumat (1/3).

Hal tersebut dilaksanakan berdasarkan prinsip hak asasi manusia dan berorientasi pada kebutuhan kepastian serta kepuasan penerima layanan publik, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mengambil langkah yang signifikan.

Hak Asasi Manusia merupakan tanggung jawab pemerintah yang meliputi perlindungan, penghormatan, pemenuhan, pemajuan dan hak asasi manusia. Hal tersebut tidak terlepas dari salah satu nilai prinsip hak asasi manusia mengenai kesetaraan dan kekhususan (equality dan equity).

Kegiatan pelatihan di hadiri langsung oleh Lilik Subagiyono selaku Kepala Rutan Negara dengan didampingi I Nyoman Tulus Sedeng selaku Ketua Tim Zona Integritas, dan Instruktur Bahasa Isyarat dari SLB Negeri 1 Jembrana, Anis Denista Prahasti serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Lilik Subagiyono menyebutkan bahwa pelatihan Bahasa isyarat ini sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bahasa isyarat ini sangat berguna dalam memberikan pelayanan prima kepada warga bianan maupun masyarakat khususnya kepada pengguna layanan yang disabilitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Lilik juga menyebutkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh petugas harus tanpa diskriminasi dan sesuai Standar Pelayanan Operasional (SOP) yang berlaku. Pelatihan yang dilaksanakan berupa pelatihan bahasa isyarat sesuai dengan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) dan BISINDO.

“Pelatihan ini diambil sebagai tindak lanjut atas kerja sama yang terjalin antara Rutan Negara dengan SLBN 1 Jembrana sekaligus komitmen kita sebagai petugas Rutan Negara dalam memperbaiki kualitas layanan publik, dengan memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang sama terhadap layanan yang diberikan, tanpa terkecuali,” terangnya.

Baca Juga :  Terlibat Laka Di Mendoyo, Bocah Berusia Tiga Tahun Tewas

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ini Rutan Negara dapat memeberikan pelayanan yang terbaik khususnya bagi penyandang disabilitas.

Sementara, Instruktur Bahasa Isyarat dari SLB Negeri 1 Jembrana, Anis Denista Prahasti sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan Rutan Negara.

“Saya sangat terharu dan bangga dengan Rutan Negara yang siap memberikan pelayanan tanpa diskriminasi yang dimulai dengan pelatihan Bahasa isyarat hari ini,” pungkasnya. (gsn/mbn)

BERITA MENARIK LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKINI